TAKENGON – Lima unit rumah semi permanen dengan posisi berdempetan di Gampong Wieh Ni Bakong, Kecamatan Silih Nara, Aceh Tengah musnah dilalap api, Jum'at siang sekira pukul 13:40 Wib, 17 Juni 2016.

Lima rumah dan dua di antaranya kios rempah-rempah itu merupakan milik Mak Agus, 75 tahun, M. Sarif, 65 tahun, Mak Tamin 70 tahun, Sadikin 45 tahun dan Aman Herman 55 tahun.

Sementara satu unit rumah milik Inen Maja, 75 tahun jadi imbas. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun Ramli, 40 tahun yang merupakan anak Mak Agus dan Hamsyah 40 tahun yang mencoba memadamkan api luka-luka.

Selain itu satu unit sepeda motor jenis Suzuki Shogun hangus. Kerugian diprediksi ratusan juta Rupiah. Salah seorang warga yang mengaku saksi mata Suandi mengatakan, awal mula api muncul di rumah Mak Agus dibagian atap rumah.

“Begitu saya lihat pertama kondisi api sudah besar. Langsung saya teriak minta bantu, dan anaknya Mak Agus kemudian keluar dan di ikuti semua tetangganya,” kata Suandi kepada portalsatu.com di lokasi, Jum'at 17 Juni 2016.

Disebutkan, kebakaran yang berlangsung sekitar satu jam itu juga disertai dengan dua ledakan yang diduga bersumber dari gas dan sepeda motor yang terbakar di dalamnya. Saat kebakaran, kondisi cuaca tengah mendung dan disertai angin kencang.

Api berhasil dipadamkan sekitar 40 menit kemudian setelah beberapa unit pemadam kebakaran terjun ke lokasi.

“Awalnya kita hubungi pemadam pos Angkop, berhubung musibahnya besar maka diperbantukan pemadam di Kabupaten,” ujar Suandi.[]