LHOKSUKON Nur Mujib alias Si Om, warga Gampong Meunasah Ceubrek, Kecamatan Lhoksukon, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dalam sungai di kawasan Buket Apolo, Kecamatan Geuredong Pase, Aceh Utara, Rabu, 29 Maret 2017 sekitar pukul 08.00 WIB. Korban merupakan mekanik motor trail 91 Manual Tech Lhoksukon. Ia juga tercatat sebagai anggota komunitas Team Trail Track On Lhoksukon.
Nur Mujib hilang terseret arus di kawasan Krueng (Sungai) Suak, Selasa, 28 Maret 2017, sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, korban bersama 10 anggota komunitas trail lainnya sedang melakukan adventure.
Setelah melakukan pencarian sejak semalam, akhirnya tadi pagi jasad korban ditemukan di sungai kawasan Buket Apolo. Saat ini sedang dalam proses evakuasi oleh tim Search adn Rescue (SAR) Aceh Utara, ujar Kapolsek Geuredong Pase Ipda Tukiman dihubungi portalsatu.com.
Tukiman menjelaskan, jalan menuju Buket Apolo hanya dapat dilalui mobil double cabin, karena terjal dan berbatu.
Sejak semalam anggota Polsek dibantu Koramil, masyarakat dan tim SAR melakukan pencarian korban. Tadi setelah ditemukan, kami pun menuju lokasi. Setelah melakukan perjalanan 15 kilometer terhitung dari Keude Mbang, Geureudong Pase, mobil kami tidak dapat melanjutkan perjalanan, ujarnya.
Jalan itu dipenuhi batu yang ukurannya lebih besar dari buah kelapa, jadi mobil kami tidak bisa naik. Jarak ke lokasi sekitar 5 kilometer lagi. Saat ini kami sudah kembali ke bawah dan menunggu proses evakuasi dari tim SAR, ucap Tukiman.
Menurut informasi ia terima dari anggota team trail yang lain, korban tersapu air bah saat istirahat di atas batu di Krueng Suak.
Mereka hendak menyeberang Krueng Suak. Tiba-tiba korban duduk di atas batu besar karena kelelahan. Teman-temannya sempat memperingatkan agar cepat karena air bah akan segera turun. Namun korban katakan sebentar lagi karena capek kali. Tak lama berselang air bah datang, ia pun disambar, pungkas Ipda Tukiman.[]



