SIGLI – Setelah menghilang selama empat hari akibat hanyut dibawa arus Krueng Lala pada Senin, 6 Januari 2025, Saiful (42), warga Gampong Tuha Lala, Kecamatan Mila, Kabupaten Pidie, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (9/1).

Jasad korban ditemukan sekira pukul 10.30 waktu Aceh di Gampong Babah Jurong, Kecamatan Mila. Diperkirakan korban terseret arus 4 kilometer dari lokasi kejadian di kawasan perkebunan Gampong Tuha Lala. Jasad korban pertama dilihat oleh kerabat korban, Fauzan (22).

Tim gabungan SAR, TNI, Polri, dan masyarakat langsung mengevakuasi jasad korban dan dibawa pulang ke rumah duka di Gampong Tuha Lala guna dikebumikan.

Kepala Pos SAR Kabupaten Pidie, Said Muladi kepada portalsatu.com/, Kamis (9/1), mengatakan jasad Saiful ditemukan setelah dilakukan pencarian selama empat hari sejak kejadian. Pihaknya melakukan pencarian siang malam.

“Alhamdulillah, setelah kita lakukan pencarian selama empat hari sejak kita terima laporan, korban kita temukan, namun dalam kondisi meninggal dunia,” kata Muladi.

Adapun kronologi kejadian, Senin (6/1), sekitar pukul 16.00, korban bersama saksi Junaidi (33), warga Krueng Lala, berada di kebun dan hendak pulang ke rumah di Gampong Tuha Lala dengan cara menyeberang sungai itu.

Kondisi sungai pada saat itu arusnya mulai besar dan deras, namun korban dan Junaidi tetap berenang menyeberangi sungai. Kemudian Junaidi melihat korban terbawa arus sungai.

Junaidi sempat berupaya menolong dengan meminta korban memegang pohon kayu yang berada dalam sungai. Namun, korban tidak sempat memegang kayu itu sehingga terbawa arus sungai. Saat itu saksi sempat mencari Saiful di aliran sungai, namun korban sudah tidak terlihat lagi.

Selanjutnya Junaidi pulang ke Gampong Tuha Lala untuk menyampaikan kepada keluarga korban hingga dilaporkan ke polisi dan SAR Pidie.[](Zamahsari)