BIREUEN – Gerhana bulan merupakan salah satu fenomena alam yang tidak sering terjadi namun awal bulan ini gerhana bulan parsial akan menyelimuti wilayah Aceh dan sekitarnya serta di wilayah Indonesia lainnya.

Demikian disampaikan Teungku Ismail Al-Falaky, S. Sy, MA, salah seorang pakar muda ilmu falak Aceh.

“Dalam kajian ilmu falak, gerhana bulan dikenal ada tiga macam, pertama, gerhana bulan penumbra, kedua, gerhana bulan total, dan ketiga, gerhana bulan parsial. Gerhana parsial inilah yang akan terjadi pada Selasa dini hari 8 Agustus 2017 mulai pukul 00.22 – 02.18 Wib,” kata Ismail yang juga dosen ilmu falak di IAIN Malikussaleh Lhokseumawe, Sabtu, 5/8/2017.

Ia menambahkan, gerhana bulan parsial terjadi di saat permukaan bulan hanya memasuki sebagian bayang inti bumi, sehingga saat puncak gerhana terjadi, sebagian permukaan bulan akan terlihat hitam kemerah-merahan,

“Fenomena tersebut itu akibat bayang bumi yang menyambar permukaan bulan. Gerhana bulan parsial bisa dilihat dengan mata telanjang tanpa harus ada alat bantu seperti teleskop,” sambung kepala pusat Studi Ilmu Falak IAIN Lhokseumawe itu.[]