MEULABOH – Menuntut penuntasan pelayanan sistem akademik Universitas Teuku Umar, Mahasiswa kampus kebanggaan Barat Selatan tersebut mendirkan posko sebagai bentuk kekecewaan terhadap sikap rektorat kampus tersebut.
Fadil Rafa Koordinator aksi mengatakan, aksi yang sudah dilakukan semenjak Kamis, 26 Januari 2017 karena segala upaya telah kita lakukan baik audiensi secara persuasif mahasiswa ataupun secara lembaga tapi tidak diindahkan oleh mereka.
“Aksi hari ini yang kami lakukan merupakan jalan terakhir yang harus kami lakukan demi hak mahasiswa tidak dirampas oleh penguasa Universitas,” katanya, Sabtu, 28 Januari 2017
Fadil juga menambahkan jika hingga senin belum ada tindakan nyata dari pihak rektorat, maka kami akan boikot perkuliahan Universitas Teuku Umar.
“Kita sudah lelah dengan janji jani yang terus diberikan pihak rektorat, kami hari ini butuh bukti jangan selalu dipermaikan” katanya.[]

