SIGLI – Ketiga bocah tersebut adalah Muhammad Nabil (8), Muhammad Nafis (8) dan Muhammad Ikhsan (7). Ketiganya ditemukan warga bersama personil Polsek Batee dalam keadaan tidak bernyawa.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar melalui Kasubbag Humas Polres, Iptu Bustami, Selasa, 28 Januari 2020, mengatakan,  kejadian yang menewaskan tiga bocah kelas 3 dan 2 SD itu berawal sekira pukul 17:30 WIB, mereka mandi di sungai tanpa diketahui orang tuanya.

“Tidak ada yang mengetahui bahwa korban hilang tenggelam karena tidak ada orang melihat langsung. Baru sekira pukul 20:00 WIB, salah seorang ayah korban Tgk Helmi, mencari anaknya tidak pulang sejak sore,” ungkapnya.

Setelah adanya informasi tentang kehilangan anak, Tgk Helmi diberitahukan Zulkifli juga warga setempat,  bahwa dirinya melihat kaki korban di sungai saat memuat es dalam boat. 

“Begitu mendengar penuturan dari Zulkifli,  Tgk Helmi langsung menuju sungai dan melihat anaknya, ketika dia mengangkat ke atas,  kondisi anaknya sudah tidak bernyawa,” imbuh Bustami

Selanjutnya, warga lain dibantu personil Polsek Batee,  melanjutkan pencarian dua korban lain. Dalam beberapa saat,  dua jasad korban berhasil ditemukan.  Ketiga korban berhasil diangkat dan langsung dibawa ke RSU Ibnu Sina, Sigli guna divisum.

Hasil visum tidak menunjukkan adanya tanda- tanda memar di tubuh korban.  Korban murni meninggal karena tenggelam. Setelah divisum, ketiga jasad korban diserahkan kepada keluarganya guna dilaksankan fardhu kifayah.[**]