BANDA ACEH – Akhirnya 16 film pendek karya siswa sekolah di Aceh tuntas dinilai dewan juri. Tiga film yang masuk nominator akan dikirim ke Jakarta untuk diperlombakan di tingkat nasional. Penilaian dilakukan di Hotel Hermes, Banda Aceh, Kamis, 14 Juli 2016.

Alhamdulillah, tiga nomintor akan segera dikirim ke Jakarta untuk dilombakan dengan peserta dari seluruh Indonesia, tapi judul-judulnya belum bisa dipublis,” kata Kabid Pemberdayaan Pemuda dan Perempuan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh yang juga koordinator lomba video pendek, Amrina Habibi di Hotel Hermes Banda Aceh.

Sebelumnya, dalam sambutan pembukaan penjurian tersebut, Amrina Habibi mengatakan, seharusnya jumlah film yang dilambokan bisa lebih banyak. Namun terkendala pengurus sekolah yang merasa khawatir dengan tema soal teroris dan ajaran radikal.

Acara yang dilaksanakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berrkerja sama dan FKPT Aceh itu bertema “Kita Boleh Beda”.

“Kita sudah komunikasikan dengan sekolah-sekolah dan dinas pendidikan, namun sebagian siswa tidak diberi izin oleh kepala sekolah,” ujar Amrina.

Namun, kata Amrina, keikutsertaan 16 film pendek karya siswa tingkat SLTA dan MAN itu sudah memberi gambaran bagaimana pemahaman teroris dan radikalisme.

Hadir pada acara tersebut Kepala Sub Bidang Kewaspadaan BNPT Dr. Hj. Andi Intong Dulung, M.Hi., dan panitia lokal dari Kesbangpol dan Linmas Aceh.[]