Jumat, Juli 19, 2024

Rekomendasi HUDA Berisi 22...

BANDA ACEH - Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh (PB HUDA) mengeluarkan rekomendasi...

Lebih 170 Bangunan Rusak...

ACEH UTARA - Sebanyak 173 bangunan dilaporkan rusak akibat diterjang badai (hujan deras...

Inilah Struktur Lengkap Kepengurusan...

BANDA ACEH - Ketua Umum Majelis Syuriah Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh...

Samsul Azhar Dilantik sebagai...

BANDA ACEH - Pj. Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, melantik Samsul Azhar sebagai Pj....
BerandaTiga Napi Digiring...

Tiga Napi Digiring ke Polres, Satu Positif Narkoba

LHOKSEUMAWE –  Polisi menggiring tiga narapidana dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA ke Polres Lhokseumawe, Kamis, 17 Maret 2016. Ketiga napi itu diduga memakai narkoba jenis sabu. Usai menjalani tes urine, satu di antaranya dipastikan positif mengkonsumsi narkoba.

“Awalnya tadi pihak Kanwil Kemenkumham Aceh melakukan inspeksi mendadak ke Lapas Lhokseumawe bersama kepolisian dan TNI. Saat merazia sejumlah barak, ditemukan plastik yang diduga bungkusan narkoba,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Anang Triarsono kepada para wartawan, Kamis sore.

Anang menyebutkan, menindaklanjuti hasil penemuan tersebut, pihaknya langsung mengamankan tiga napi yang diduga memakai sabu. “Kemudian kita melakukan tes urine terhadap mereka, hasilnya satu orang positif pemakai narkoba,” ujarnya.

Menurut Anang, sampai saat ini ketiga napi itu masih di amankan di Mapolres Lhokseumawe guna menjalani pemeriksaan lanjutan.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Aceh Suwandi bersama timnya inspeksi mendadak ke Lapas Kelas IIA Lhokseumawe. Dalam sidak itu, petugas juga menemukan dua lembar bendera Bintang Bulan, sejumlah benda tajam dan uang tunai Rp11,5 juta termasuk empat lembar Ringgit Malaysia.

Kakanwil Kemenkumham Aceh, Suwandi kepada para wartawan mengatakan, saat tiba di Lapas, petugas langsung mengeledah satu persatu barak/kamar para napi.

“Kita banyak menemukan barang-barang di sejumlah barak. Seharusnya di dalam Lapas harus steril dari barang yang memang tidak diizinkan masuk. Tadi, kita menyita dua lembar bendera Bintang Bulan, uang tunai Rp11,5 juta, 25 unit kipas angin, 17 unit handphone atau HP, 20 unit charger HP, dompet, KTP, SIM, dan empat lembar Ringgit Malaysia,” kata Suwandi.[]

Baca juga: