SUBULUSSALAM – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Subulussalam menggelar debat publik pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Subulussalam di Gedung DPRK Subulussalam, Senin, 11 November 2024 dimulai pukul 09:00 WIB.
Debat publik ini diikuti empat paslon yakni nomor urut 1 Drs. H. Salmaza, M.A.P dan Bahagia Maha (SABAH). Lalu Haji Rasyid Bancin atau HRB dan M. Nasir Kombih (Rabbani) nomor urut 2.
Kemudian Fajri Munthe dan Karlinus (FAKAR) paslon nomor urut 3 serta H. Affan Alfian Bintang, S.E dan Irwan Faisal, S.H (BISA) paslon nomor urut 4.
Debat publik ini disiarkan secara langsung iNews TV dan streaming di channel YouTube KIP Subulussalam, Youtube Serambinews dan Youtube Radio Serambi FM akan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dengan moderator Arlista Hadhi Putri dan MC Irhamni Malika.
KIP Kota Subulussalam telah menetapkan tema debat “Mewujudkan Kota Subulussalam yang Islami, Adil, Sejahtera, Maju dan Transparan Dalam Bingkai NKRI yang ber-Bhineka Tunggal Ika”.
Ketua Divisi SDM, Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KIP Kota Subulussalam, Malim Sabar Pardosi mengatakan debat ini menghadirkan fanelis dan tim perumus masing-masing tiga orang.
Dijelaskan tim panelis dan perumus merupakan akademisi dari berbagai universitas atau perguruan tinggi di Aceh seperti Universitas Syiah Kuala atau USK, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry atau UIN Ar-Raniry serta Universitas Muhammadiyah Aceh atau Ummuha.
Adapun nama-nama panelis yang akan bertugas untuk menguliti visi-misi empat paslon di Pilkada Subulussalam 2024 adalah sebagai berikut:
1. DR Ali Amin, S.E., M.Si., Ak, CA, dosen Universitas Muhammadiyah Aceh.
2. Dr, Zainal Abidin, S.H., M.Si., M.H, Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh.
3. Iqbal Ahmady, S.I.P., M.I.P dosen Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh.
Sedangkan tiga tim perumus masing-masing Dr. Muhammad Arfan, S.E., M.Si., Ak CA dosen Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala atau USK.
Kemudian Dharina Baharuddin, S.K.M., M.K.M., PHD Dose Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah Aceh (Ummuha). Terakhir, Dr. Badri, S.H.I., M.H Fakultas Syariah Hukum dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh.[]





