BANDA ACEH – Tim jelajah Aceh Tracker dan UKM Pecinta Alam Jempa Universitas Samudera Langsa sejak kemarin memulai ekspedisi Jelajah 100 Puncak Aceh (Japakeh)-IX 2017. Ekspedisi ini dijadwalkan berakhir pada 11 Februari 2017 mendatang.

Kali ini lokasi yang mereka jelajah adalah puncak Gunung Kurik, yang berada di ketinggian 3085 meter di atas permukaan laut. Gunung ini sering juga disebut sebagai Atap Daratan Aceh Timur.

Kadiv Humas Ekspedisi Japakeh Said Muhammad Chaidir Almahdaly mengatakan,  ekpedisi ini bagian dari program eksplorasi studi potensi kawasan yang dirancang Aceh Tracker sejak Maret 2012, sebagai terobosan dalam membangun citra positif kawasan pegunungan Aceh.

“Selain sebagai langkah strategis dalam menginventarisir potensi, biodiversity, maupun akses atau rute pendakian 100 gunung di Aceh untuk periode pertama 2012-2022,” kata Chaidir melalui siaran pers, Minggu, 29 Januari 2017.

Lebih lanjut Chaidir mengatakan, berdasarkan informasi yang mereka telusuri hingga saat ini belum ada tim yang telah mencapai kedua puncak Gunung Kurik. Meskipun tidak tertutup kemungkinan, gunung tersebut pernah dilintasi Tim Belanda pada 1930-an.

Asumsi ini berdasarkan letak geografis Gunung Kurik yang berjarak kurang dari 3,5 mil dari pilar Gunung Lembu (3.043 mdpl) yang berhasil dicapai Tim Aceh Tracker untuk pertama setelah kolonial Belanda pada Ekspedisi Japakeh VI September 2014.[]