BIREUEN — Tim SSB Gandapura Association Soccer (GAS) U-9 asal Kecamatan Gandapura, Bireuen bertolak ke Yogyakarta untuk mengikuti Turnamen Piala Menpora 2017 pada 8-10 September 2017.

Wakil Bupati Bireuen H. Muzakkar A. Gani melepas keberangkatan tim yang mewakili Aceh tersebut pada Minggu malam, 3 September 2017 di Pendapat Bupati Bireuen.

Dalam kesempatan itu, Muzakkar mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada para pemain yang akan berangkat bertanding.

“Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi Kabupaten Bireuen dapat mewakili Aceh mengikuti Turnanen Piala Menpora, Daerah Istimewa Yogyakarta,” katanya.

Mizakkar juga berpesan dan mengingatkan kepada para pemain agar tetap semangat dan berjuang semaksimal mungkin, agar bisa menjadi yang terbaik. Selalu menjaga kekompakan, bermain secara fair play, jangan emosi atau tidak bermain kasar karena itu akan merugikan tim, ikuti instruksi dari pelatih.

“Kepada official, supaya benar-benar bertanggungjawab penuh terhadap mereka, karena mereka masih di bawah umur, jaga mereka sebaik-baiknya, baik dari segi kesehatan dan makanan, jangan ada yang berpisah di antara mereka,” kata Muzakkar.

Sementara itu, Manajer Tim Muhammad Nizar menjelaskan, tim SSB GAS U-9 yang bertolak ke Yogyakarta terdiri dari sepuluh pemain dan enam official.

“Mereka mewakili Provinsi Aceh untuk mengikuti Turnamen Piala Menpora, ada 26 klub mewakili  26 provinsi di Indonesia ikut serta dalan ajang ini, turnamen ini digelar mulai 8-10 September 2017,” sebut Nizar melalui siaran pers.

Tim SSB GAS U-9 ini kata Nizar, mewakili Provinsi Aceh setelah menjuarai pertandingan zona Aceh, yang digelar pada 2-6 Juli 2017 lalu, di Stadion PT. Arun.

“Mohon doa dan dukungan dari masyarakat Aceh umumnya dan masyarakat Kabupaten Bireuen khususnya, supaya anak-anak kita ini, dapat menorehkan prestasi terbaik. Sehingga dapat mengharumkan nama daerah di kancah nasional,” katanya.

Saat pelepasan turut dihadiri anggota DPRK Bireuen Ismail Adam, Kadisdikpora Bireuen diwakili Kabid Pemuda dan Olahraga Almuttaqin, Pengurus SSB Gandapura Association Soccer, para orang tua pemain dan lainnya.[]