SURABAYA – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) memperoleh penghargaan kontribusi peningkatan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui aplikasi PaDi UMKM dengan kategori ‘Pencapaian Target Tercepat Anper Pupuk’. Penyerahan penghargaan itu pada acara Vendor Gathering Pupuk Indonesia, di Surabaya, 21 November 2022.

PaDi UMKM merupakan wadah untuk mempertemukan UMKM dan BUMN/anak perusahaan, sehingga transaksi belanja BUMN/anak perusahaan pada UMKM dapat lebih optimal, cepat, dan efisien. Penghargaan tersebut diterima Direktur Keuangan & Umum PT PIM, Rochan Syamsul Hadi.

Rochan menyampaikan sebagian besar masyarakat mengalami masa-masa sulit selama pandemi Covid-19, tidak terkecuali UMKM. Karena UMKM memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan kontribusinya terhadap inklusi sosial, yang kini menghadapi tantangan besar akibat efek pandemi.

“Sebagai anak perusahaan BUMN, PIM turut berkontribusi untuk mendorong pemulihan ekonomi pascapandemi. Sampai akhirnya, perusahaan terhubung dengan PaDi UMKM dan menjalin kerja sama yang menjanjikan dengan UMKM yang terdapat di dalamnya,” kata Rochan dalam keterangannya kepada portalsatu.com/, Kamis, 1 Desember 2022.

Menurut Rochan, bagi perusahaan bidang pengadaan biasanya menjadi hal yang pelik. Staf perlu mengumpulkan data secara manual untuk membuat kumpulan alternatif. Data riwayat perlu diperhatikan dengan cermat untuk setiap pembelian. Kerepotan tersebut kini dapat diminimalisir dengan memaksimalkan penggunaan fitur PaDi UMKM, mulai dari ringkasan, daftar UMKM dan BUMN, e-procurement PaDi, PaDi UMKM B2B dan B2C, hingga pembiayaan. BUMN juga dapat dengan mudah mengakses laporan, data, dan informasi pembiayaan UMKM, riwayat pembelian BUMN, dan data lainnya melalui fitur Control Tower Dashboard.

“PaDi UMKM yang juga sengaja didesain untuk penggunaan pengadaan BUMN/anak perusahaan ini memiliki sejumlah fitur khusus seperti in-app supervisor approval, payment terms, transparansi, dan nilai tambah lainnya,” ujar Rochan.

Rochan menambahkan Departemen Pengadaan Barang & Jasa melakukan upaya khusus untuk mencapai target transaksi pada proses PaDi UMKM. Secara rutin melakukan sosialisasi kepada rekanan mengenai manfaat dan keuntungan melakukan transaksi melalui aplikasi PaDi UMKM, dan selalu melakukan pendampingan terhadap rekanan saat rekanan akan melakukan transaksi di PaDi UMKM.

“Mulai dari pendaftaran, listing produk sampai proses pembayaran. Sehingga dapat membuat rekanan merasa nyaman dengan transaksi di PaDi UMKM,” ujarnya.[](rilis)