SUBULUSSALAM – Ketua Partai Golkar Aceh TM Nurlif mengatakan, proses pembangunan begitu cepat terjadi di Bumi Sada Kata atau Subulussalam. Hal itu kata dia terwujud atas perjuangan Wali Kota Merah Sakti yang dinilai mampu melobi dana dari Pemerintah Pusat untuk dibawa ke daerah.
“Merah Sakti sangat lihai melobi dana ke pusat. Saya bangga melihat proses pembangunan di Subulussalam begitu cepat,” kata Nurlif ketika memberikan sambutan pada acara Musyawarah Daerah (Musda) III DPD II Partai Golkar Subulussalam di Hotel Hermes One, Minggu, 13 November 2016.
Menurutnya melakukan upaya lobi ke Pemerintah Pusat untuk mendapatkan dana tambahan merupakan hal yang wajib dilakukan oleh seorang pemerintah daerah. Pembangunan selama masih bergantung dari dana APBN dan belum mampu jika hanya mengandalkan PAD.
“Kewajiban pemerintah daerah lobi itu wajib, namun kemampuan Pemerintah Pusat juga terbatas, APBN tahun ini dipotong lebih kurang sekitar 200 triliun, karena penerimaan negara berkurang dari target. Untuk Kota Subulussalam sendiri pemotongan tidak begitu besar,” katanya.
Ia menyebutkan pembangunan di Kota Subulussalam sejak kepemimpinan Merah Sakti mulai periode pertama hingga periode kedua sudah dapat dirasakan oleh masyarakat banyak. Karena itu, secara pribadi, Nurlif mendukung Merah Sakti kembali menjadi Ketua Golkar Subulussalam untuk kedua kalinya.
“Jujur saya saya secara pribadi mendukung Merah Sakti dan Fajri Munthe kembali memimpin Partai Golkar Subulussalam, karena saya melihat banyak perubahan yang sudah dilakukan, ini perlu dilanjutkan,” katanya.[]


