SUBULUSSALAM – Ketua DPD I Golkar Aceh, TM Nurlif mengapresiasi dukungan masyarakat Kota Subulussalam kepada pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Nomor Urut 1, Bustami Hamzah – M Fadhil Rahmi dalam memenangkan kontestasi Pilkada Serentak 2024 ini.

Banyaknya dukungan kepada paslon nomor 1 ini terlihat dalam kampanye dialogis Bustama Hamzah – M Fadhil Rahmi di pelataran Warkop Double O Jalan Teuku Umar, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Senin, 4 Oktober 2024 malam. Kampanye dialogis tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat di lima kecamatan di Kota Subulussalam.

“Kalau melihat dari jumlah yang hadir, kalau melihat dari wajah-wajah yang hadir dari keterwakilan yang hadir dari 5 kecamatan, kemudian harmonisnya partai politik pengusung dan pendukung, para relawan termasuk elemen masyarakat di Kota Subulussalam. Perasaan optimisme kita semua bahwa Pak Bustami dan Syech Fadhil hanya menunggu waktu menjadi Gubernur Aceh,” kata Nurlif dalam orasi politiknya.

Ia mengatakan Kota Subulussalam yang ke-16 telah dikunjungi Tim Paslon Bustami – Fadhil Rahmi untuk melaksanakan kampanye dialogis. Melihat trend dan perkembangan dari setiap kegiatan yang dilakukan, semakin hari semakin bertambah. Bahwa Nurlif sampai lupa relawan apa saja yang mendukung paslon nomor 1, mengingat begitu banyak relawan yang terbentuk mendukung Bustami – Fadhil Rahmi.

Menurutnya, rumusan memenangkan Pilkada harus dimulai dari kemenangan di tingkat TPS-TPS, lalu kemenangan di desa-desa, selanjutnya kecamatan diteruskan ke tingkat kota, kemudian kemenangan tingkat provinsi.

“Begitu bangganya kami di Subulussalam target yang hendak dicapai 75 persen. Tapi kalau melihat dari semangat masyarakat Kota Subulyssalam, kalau bisa 90 persen kenapa mesti 75 persen,” ujar Nurlif.

“Saya kira kita semua tidak mustahil untuk mencapai kemenangan itu, kenapa? Tadi sudah dijelaskan oleh Pak Zamzami, Pilkada ini bukan tujuan akhir, tapi Pilkada ini untuk melahirkan pemimpin. Kita membutuhkan pemimpin di Aceh ini, yang tahu masalah dan bisa menyelesaikan masalah,” kata Nurlif menambahkan.

Nurlip bilang Bustami sosok yang faham birokrasi karena dimulai dari bawah sampai jenjang karir tertinggi seorang ASN yakni Sekda, terakhir menjabat sebagai Pj Gubernur Aceh. Bagitu juga Syech Fadhil Rahmi alumi Timut Tengah, keduanya paket lengkap untuk membangun Aceh menjadi lebih baik lagi ke depan.[]