LHOKSEUMAWE – Jajaran Kodim Aceh Utara turun tangan membantu bocah keluarga miskin yang diduga busung lapar di Dusun Batee Leusong, Gampong Seumriah, Kecamatan Nisam Antara. Fakhrul Ula, bocah berusia dua tahun lebih itu, dievakuasi ke Rumah Sakit Kesrem Lhokseumawe, Jumat, 5 Februari 2016.

Informasi diperoleh portalsatu.com/, mulanya Pasiter Kodim Aceh Utara Kapten Gunawan mendapat kabar dari rekannya di Lhokseumawe bahwa ada berita tentang kondisi kesehatan seorang anak warga miskin yang memprihatikan, sehingga butuh penanganan medis. Setelah membaca berita tersebut, Kamis malam tadi, Gunawan meminta petunjuk Dandim Aceh Utara. (Baca: Cerita Busung Lapar Dalam Gubuk Derita di Batee Leusong)

Gunawan kemudian berkoordinasi dengan Geuchik Seumirah Teungku Hasanuddin dan pihak Muspika Nisam Antara. Gunawan menyebutkan pihaknya akan turun ke Batee Leusong, Seumirah, Jumat (hari ini), untuk membantu mengevakuasi bocah diduga busung lapar atau gizi buruk itu ke rumah sakit agar dapat ditangani secara medis, sebelum kondisinya dikhawatirkan semakin memburuk.

Pantauan portalsatu.com/, Gunawan bersama Perwira Penghubung (Pabung) Kodim Aceh Utara Mayor Kav. Yusri, Jumat sekitar pukul 09.30 WIB, bergerak dari Lhokseumawe ke Seumirah. Selain membawa mobil ambulans Rumah Sakit Kesrem, pihak Kodim juga menyiapkan sejumlah sembako untuk diserahkan kepada keluarga bocah itu. Dalam rombongan dipimpin Pabung Kodim juga tampak Mukhlis atau Pak Ulis, pengusaha yang juga anggota DPRK Lhokseumawe dari Partai Hanura. Pak Ulis turut membawa sejumlah sembako untuk keluarga miskin itu.

Saat rombongan Kodim tiba di rumah pasangan suami istri Abubakar M. Isin, 60 tahun, dan Ti Hawa, 32 tahun, yang merupakan orang tua Fakhrul Ula di Batee Leusong, Seumirah, di sana sudah ada Geuchik Hasanuddin, Camat Nisam Antara Irsyadi, Danramil Kapten Sofyandri, Bidan Desa (Bides) Maidiana, dan sejumlah warga setempat.  Belakangan turut hadir Kapolsek Nisam Antara Ipda Iskandar dam Kepala Puskesmas Hamidiyah Yakob.

Pabung Kodim Yusri dan Pak Ulis lantas menyerahkan bantuan sembako kepada Ti Hawa setelah melihat kondisi Fakhrul Ula dan juga keadaan rumah keluarga miskin itu. (Lihat: Foto Rumah Warga Miskin di Batee Leusong)

Seusai berdialog dengan Ti Hawa, Geuchik Hasanuddin, Bides Maidiana dan pihak Muspika Nisam Antara, pihak Kodim kemudian membawa Fakhrul Ula ke Rumah Sakit Kesrem Lhokseumawe. Fakhrul Ula ditemani Ti Hawa bersama anak-anaknya, termasuk bayi yang masih berusia sekitar dua bulan. Sedangkan Abubakar, suami Ti Hawa tidak berada di rumah. Menurut Ti Hawa, suaminya sudah pulang ke rumah ibunya yang sedang sakit.

Sementara itu, saat Fakhrul Ula tiba di Rumah Sakit Kesrem Lhokseumawe, di sana sudah ada Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara dr. Makhrozal. Seusai diperiksa di ruangan IGD, pihak medis kemudian merawat Fakhrul Ula di ruangan Teuku Umar Rumah Sakit Kesrem.

Dandim Aceh Utara Letkol Inf. Eka Oktavian Wahyu Cahyono melalui Pabung Kodim Mayor Kav. Yusri ditemui usai mengevakuasi Fakhrul Ula ke Rumah Sakit Kesrem, mengatakan, langkah ini merupakan bentuk kepedulian TNI kepada rakyat agar anak keluarga miskin yang diduga busung lapar itu mendapat penanganan medis secara maksimal sampai sehat kembali.

“Setelah mengetahui berita di media tadi malam tentang kondisi anak keluarga miskin yang diduga busung lapar itu, kita segera bergerak, berkomunikasi dengan semua piha terkait, termasuk Muspika Nisam Antara. Kemudian tadi kita lihat langsung kondisi anak itu, dan kita bawa ke sini untuk penanganan secepatnya,” ujar Yusri.

Yusri menyebut Dandim Aceh Utara turut memberikan bantuan sembako kepada keluarga miskin itu yang memiliki enam anak. “Selanjutkan saya akan laporkan fakta di lapangan kepada Dandim, termasuk kondisi rumah keluarga miskin itu yang memprihatinkan. Insyaallah, kita akan kerja sama dengan semua pihak terkait guna mencari solusi untuk rehab atau pembangunan rumah untuk keluarga miskin itu,” katanya.[] (idg)