LHOKSEUMAWE – Majelis Komite Peralihan Aceh (KPA) Daerah I Teungku Tjhik Di Paloh tetap menolak Yusuf Muhammad (YM) sebagai bakal calon (balon) wakil wali kota Lhokseumawe atau pendamping Suaidi Yahya pada pilkada 2017.
Kali ini, penolakan disampaikan empat majelis sagoe KPA Daerah I bersama elemen masyarakat di Kecamatan Banda Sakti, Muara Satu, dan Muara Dua dengan cara mendatangi kantor DPW PA Kota Lhokseumawe, Kamis, 25 Agustus 2016 sore.
Pantauan portalsatu.com, dewan majelis KPA Daerah I bersama ratusan simpatisan berkonvoi dari kantor KPA Daerah I, di Gampong Panggoi, menuju kantor DPW PA Lhokseumawe, Gampong Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti.
Tiba di kantor DPW PA, mereka langsung menjumpai pimpinan untuk menyerahkan surat pernyataan penolakan tersebut.
Kami atas nama Majelis Sagoe Tjot Kupula bersama Majelis Daerah I Tgk Tjhik Di Paloh dan seluruh jajaran KPA dan PA, juga elemen masyarakat di Kecamatan Banda Sakti, Muara Dua dan Muara Satu, menyatakan sikap menolak H. Yusuf Muhammad sebagai calon wakil wali kota Lhokseumawe untuk mendampingi Suadi Yahya dalam pilkada 2017, kata Junaidi A. Rahman, Wakil Ketua DPW PA Lhokseumawe membacakan isi surat pernyataan tersebut.
Junaidi menambahkan, dalam surat tersebut Majelis KPA Daerah I juga meminta kepada Majelis KPA/PA Wilayah Pase segera mengganti Yusuf Muhammad sebagai calon wakil wali kota Lhokseumawe, dan menerima calon yang diusung dan ditetapkan Majelis KPA Daerah I dan Sagoe Tjot Kupula.
Surat pernyataan tersebut turut ditandatangani Panglima Muda KPA Daerah I Tgk Tjhik Di Paloh, M. Salem Ibrahim, Tuha Peut Daerah I, Bahrun Nyak, Panglima Sagoe Tjot Kupula, Ramli. AB, Panglima Sagoe Bujang Salem Syamsuddin, Panglima Sagoe Babah Krueng, Alfian Ramli, serta Panglima Sagoe Lhok Drien, Irwan Ismail.
Junaidi menjelaskan, hasil musyawarah KPA Daerah I mengusulkan Syahrul A. Mani untuk menjadi wakil dari Suaidi Yahya pada pilkada mendatang, bukan Yusuf Muhammad. Namun pihaknya tidak mengatakan alasan menolak YU dan memilih Syahrul Amani.[]



