30.4 C
Banda Aceh
Senin, Agustus 8, 2022

Array

Toleransi Aceh untuk Hindu dan Kafir Zimmi Lain, Dulu Kini dan Esok

KEMARIN, Minggu, 16 April 2017, portalsatu.com mengabarkan, di Kuil Palani Andawer di Gampong Peulanggahan, Banda Aceh, puluhan umat Hindu Banda Aceh membuat acara Maha Puja Pangguni Uthiram.

Perayaan ini merupakan upacara keagamaan yang juga dikenal dengan sebutan Thaipusam. Pertama kali dilakukan pada April 2013 lalu di Banda Aceh.

Perayaan Thaipusam ini dilakukan dengan mengarak patung dewa dari Kuil Palani Andawer menuju ke bantaran Krueng (sungai) Aceh yang berada di dekat kuil itu juga. Masyarakat sekitar datang berduyun-duyun menyaksikan  upacara itu. Sesuatu yang unik, biasanya dilihat di dalam film Inidia, tapi kini ada di depan mata.

Thaipusam merupakan perayaan untuk menghormati Dewa Hindu dan Dewa Murugan, serta upacara untuk memohon ampun atas dosa-dosa yang dilakukan selama ini. Thaipusam dirayakan pada bulan Thai atau bulan kesepuluh dalam kalender Tamil.

Keberadaan orang Hindu di Aceh, sejak zaman kesultanan, aman sentosa. Disebabkan sultan Aceh menerapkan ajaran Islam, bahwasanya Rasulullah saw memerintahkan untuk melindungi kafir zimmi (nonmuslim).

Selain orang Hindu, orang Kristen, Budha, dan lainnya, pun diizinkan tinggal dan beribadah sesuai dengan agama dan keyakinannya.

Sampai kini, dan selamanya, umat nonmuslim dan rumah ibadahnya tidak akan pernah disentuh oleh orang Aceh.

Disebutkan, pada suatu ketika, Sultan Aceh bahkan pernah mengizinkan kaum Nasrani mendirikan sebuah gereja di Banda Aceh.

Menjaga kerukunan antarumat beragama bagi orang Aceh merupakan budaya yang telah berlangsung selama ratusan tahun. 

Toleransi artinya kita melindungi mereka, menjaga hak-haknya. Tetapi kaum minoritas sendiri harus menjaga diri, sebagai tamu. Anda sopan, kami segan.

Yang terjadi baru-baru ini, mungkin mulai keluar dari batas keramahan, misalnya, jika kafir zimmi yang dikontrol dari luar mulai membuat kelompok untuk mempengaruhi kaum muslimin. Itu melanggar batas adat.

Umat Islam di Aceh, terutama di Banda Aceh adalah penduduk kota paling toleran antarumat beragama di Asia Tenggara. 

Penduduk Aceh itu 99 persen Islam dan menghormati kaum minoritas. Kita bisa melihat tingkat peradaban sebuah bangsa dengan bagaimana mereka memperlakukan orang kecil dan minoritas.

Aceh akan terus menerus dengan sikap toleransinya, meskipun ada usaha penghasutan dari luar, karena Aceh memiliki karakter mulia ini.[]

Thayeb Loh Angen, aktivis kebudayaan

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER

Terbaru

Gayo Lues Gelar Festival Seni Budaya Gayo Berhadiah Rp 80 Juta, Ini Jadwalnya

BLANGKEJEREN - Dinas Pariwisata Kabupaten Gayo Lues akan menggelar Festival Seni Budaya Gayo dengan...

Rakernas Apeksi di Padang, Pj Wali Kota Lhokseumawe Usung ‘Kota Beriman dan Kreatif’

PADANG – Penjabat Wali Kota Lhokseumawe Dr. Imran, MA.Cd., mengusung 'Kota Beriman dan Kreatif'...

Ini Sejumlah Langkah Presiden Joe Biden untuk Perangi Perubahan Iklim

Presiden Amerika Serikat Joe Biden, mengumumkan sejumlah langkah baru yang sederhana untuk memerangi perubahan...

Peringati HAN, Dinkes Aceh Sediakan Layanan Imunisasi Anak

BANDA ACEH - Dinas Kesehatan Aceh membuka gerai imunisasi bagi anak dalam peringatan Hari...

Ini Kata TA Khalid saat Bimtek Kelompok Tani Hutan Digelar BPDAS Krueng Aceh

LHOKSEUMAWE - Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDAS-HL) Krueng Aceh menggelar...

BPSDM Aceh: Tak Ada Program Beasiswa 2022, Kecuali Kerja Sama dengan Politeknik

BANDA ACEH - Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Syaridin, S.Pd., M.Pd.,...

HMI Pertanyakan Beasiswa Aceh 2022

BANDA ACEH - Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Aceh mempertanyakan kejelasan program...

Di Kala TNI Bantu Selamatkan Batu Nisan Aceh

Oleh: Thayeb Loh Angen Pujangga asal Sumatra Aceh Pada pagi cerah itu, puluhan orang berseragam tentara,...

Pentagon Tunjuk Patrick Ryder Jadi Juru Bicara Baru

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin telah menunjuk seorang Brigadir Jenderal Angkatan Udara sebagai...

Ini Kata Haizir Sulaiman Tentang Kado HUT ke-49 Bank Aceh

BANDA ACEH - Bank Aceh berhasil menjadi bank yang terbaik di kelasnya atau menduduki...

HUT Ke-49: Bank Aceh Gagasan Besar Bagi Perbankan Syariah di Tanah Air

BANDA ACEH - Dalam perjalannya selama 49 tahun, Bank Aceh masih menjadi penguasa pasar...

BPMA dan Medco E&P Malaka Inspeksi Jalur Pipa, Ini Tujuannya

BANDA ACEH – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS),...

Armia Jamil Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua IJTI Korda Lhokseumawe Raya

LHOKSEUMAWE - Armia Jamil terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI)...

Soal Kasus Proyek Monumen Samudra Pasai, Nasir Djamil: Kalau Ragu, Hentikan Saja!

LHOKSEUMAWE - Anggota Komisi III/Hukum DPR RI, M. Nasir Djamil, menyoroti penetapan lima tersangka...

Ini Kata Ketum IJTI Soal Pentingnya Pemberitaan Membawa Aceh Lebih Kondusif

LHOKSEUMAWE – Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (Ketum IJTI), Herik Kurniawan, mengajak para...

Danrem Lilawangsa Buka Liga Santri Piala Kasad di Stadion Krueng Mane

LHOKSEUMAWE - Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf. Bayu Permana, melakukan tendangan perdana bola kaki...

Antony Blinken: Latihan Militer Cina adalah Peningkatan Penting

PHNOM PENH, KAMBOJA — Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan, Jumat, 5 Agustus...

Liga Santri Piala Kasad di Stadion Krueng Mane, Ini Daftar 10 Tim dan Jadwalnya

LHOKSEUMAWE – Sebanyak 10 tim pesantren dari 10 kabupaten/kota di wilayah Korem-011/Lilawangsa akan berlaga...

Dilantik Jadi Ketua NasDem Pidie, Ini Kata Fadhlullah TM Daud

SIGLI - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Aceh, Teuku Taufiqulhadi,...

KIP Aceh Utara Sosialisasi PKPU Pendaftaran dan Verifikasi Parpol

LHOKSUKON - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara melaksanakan sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum...