ACEH UTARA – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMPPKB) Kabupaten Aceh Utara, Fuad Mukhtar, S.Sos., M.S.M., yang juga Sekretaris Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Aceh Utara, memaparkan 10 cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi stunting pada anak.
Stunting atau pertumbuhan terhambat pada anak merupakan masalah serius yang dapat berdampak pada kesehatan dan perkembangan mereka. Untuk mengatasi stunting, berbagai langkah perlu dilakukan, terutama pada masa-masa kritis pertumbuhan anak.
Menurut Fuad Mukhtar, dengan menerapkan 10 langkah-langkah secara konsisten dan menyeluruh, dapat membantu mengatasi masalah stunting pada anak dan memberikan mereka kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Kalau kita konsisten dan teladan dalam menjaga kesehatan, bukan tidak mungkin stunting dapat dicegah. Masalahnya sekarang adalah bagaimana masyarakat kita bisa memahami tentang ini. Tentu itu tugas kita, memberi penyuluhan dan melakukan sosialisasi tentang Kesehatan kepada masyarakat,” ujar Fuad Mukhtar, beberapa waktu lalu.
Berikut 10 cara mengatasi stunting menurut TPPS Aceh Utara:
1. Perbaiki Stunting Sebelum Usia 2 Tahun
Upaya pencegahan dan intervensi terbaik dilakukan sejak dini, terutama sebelum anak mencapai usia 2 tahun. Pada periode ini, pertumbuhan dan perkembangan anak sangat cepat, sehingga penting untuk memperhatikan asupan gizi dan perawatan kesehatan secara intensif.
2. Berikan Air Susu Ibu (ASI)
ASI merupakan sumber gizi terbaik bagi bayi. Kandungan nutrisi dan antibodi dalam ASI membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh anak serta memenuhi kebutuhan gizinya secara optimal.
3. Perbaiki Masalah Menyusui
Penting bagi ibu untuk mendapatkan dukungan dan informasi yang cukup tentang teknik menyusui yang benar. Dengan demikian, anak dapat mengonsumsi ASI dalam jumlah yang cukup dan dengan kualitas yang baik.
4. Beri Olahan Protein Hewani pada Makanan Pendamping ASI (MPASI)
Pada saat anak mulai memasuki fase MPASI, penting untuk memberikan makanan tambahan yang kaya akan protein hewani, seperti daging, ikan, telur, dan produk susu. Protein hewani memiliki peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan otak serta otot anak.
5. Imunisasi Rutin
Memberikan imunisasi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh pemerintah sangat penting untuk melindungi anak dari berbagai penyakit infeksi yang dapat menghambat pertumbuhan mereka.
6. Memantau Tumbuh Kembang Anak
Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan pemantauan tumbuh kembang anak oleh tenaga medis atau petugas kesehatan setempat dapat membantu mendeteksi dini adanya masalah pertumbuhan dan perkembangan.
7. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekitar anak sangat penting untuk mencegah penyakit dan infeksi yang dapat mengganggu pertumbuhan mereka.
8. Memakai Jamban Sehat
Fasilitas sanitasi yang baik, termasuk penggunaan jamban yang sehat dan higienis, dapat membantu mengurangi risiko paparan terhadap penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan anak.
9. Atasi Masalah Kesehatan Anak
Jika anak mengalami masalah kesehatan, seperti infeksi saluran pernapasan atau gangguan pencernaan, segera konsultasikan dengan petugas kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
10. Selalu Menambah Ilmu Kesehatan
Pendidikan dan pengetahuan tentang gizi, kesehatan anak, dan praktik-praktik perawatan yang baik perlu terus ditingkatkan, baik oleh orang tua maupun tenaga kesehatan, agar dapat memberikan perawatan dan dukungan yang optimal bagi pertumbuhan anak.[](Adv)








