LHOKSUKON – Tradisi kenduri kuburan yang oleh masyarakat Aceh lebih dikenal dengan istilah kenduri jrat masih rutin dilakukan di sejumlah wilayah yang ada di Kabupaten Aceh Utara. Seperti halnya di Kecamatan Syamtalira Aron dan Kecamatan Lhoksukon.

Untuk menyelenggarakan acara adat tersebut, masyarakat bergotong-royong membersihkan kuburan dari rumput dan berbagai sampah lainnya.

Proses kenduri jrat bervariasi, ada yang menyembelih kambing langsung bersama-sama di Tempat Pemakaman Umum. Namun ada juga yang membawa bekal dari rumah para keluarga penziarah. Biasanya panitia hanya memberi pengumuman di masjid. Kenduri jrat itu dilakukan hari ke dua dan tiga lebaran.

“Biasanya kami membawa wajan dan memasak bersama-sama di TPU dengan menyembelih kambing. Air nasi di masak bercampur santan dan gula, lalu diminum bersama-sama,” ucap tokoh pemuda Desa Meucat sekaligus panitia acara, Zulferiadi kepada portalsatu.com, Kamis, 7 Juli 2016.

Usai doa dan makan bersama juga ada prosesi tepung tawar (peusijuek), pengajian bersama peziarah, serta tausiah kepada pelayat tentang makna kenduri jrat tersebut.

Tradisi kenduri jrat disebut telah dilaksanakan di Aceh sejak ratusan tahun lalu, dan menjadi tradisi turun-temurun. Adapun tujuannya untuk mengulang kaji orang tua yang sudah lepas dalam kubur (ziarah kubur).

Di Desa Meucat yang terletak di Simpang Mulieng Aceh Utara, peziarah datang dari berbagai daerah. Mulai dari warga setempat, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Lhoksukon, Samudera, Blang Mangat (Lhokseumawe). Ada juga yang datang dari luar Aceh, seperti Jakarta dan Medan untuk menjenguk keluarga ataupun orangtua yang dimakamkan di TPU tersebut.

Selain itu, tujuan utama dari kenduri jrat agar sanak keluarga dapat berkumpul di lokasi pemakaman untuk mendoakan yang telah tiada. Kegiatan tersebut lebih untuk menciptakan kebersamaan dan kekompakan keluarga, serta memuliakan arwah di dalam kubur.

“Sebenarnya, doa juga dapat dikirimkan kepada arwah dari rumah masing-masing. Namun agar lebih dekat dengan arwah maka dilakukan tradisi ini. Dengan kenduri jrat silaturahmi sesama kerabat juga terjalin dengan erat,” ucap Zulferiadi.[](bna)