BANDA ACEH – Tu Bulqaini, salah satu pimpinan dayah di Aceh mengatakan ada beberapa faktor yang membuat Muzakir Manaf layak memimpin Aceh. Hal itu disampaikannya dalam orasi politik di deklarasi akbar Partai Aceh yang berlangsung di Taman Ratu Safiatuddin Banda Aceh, Sabtu, 13 Agustus 2016.

“Pakon harus Mualem? Padahai kon leu yang senior-senior laen. Karena yang patot beu ta peu patot dan yang hana patot bek ta peu patot,” kata Tu Bulqaini Tanjongan.

Ia mengatakan ada beberapa pertimbangan sehingga pihaknya mendukung pasangan Muzakir Manaf dan TA Khalid dalam pilkada mendatang. Salah satunya, Mualem dianggap sebagai pemimpin yang masih muda dan memiliki vitalitas tinggi dalam memimpin.

“Pemimpin tanyoe harus teuga ingatan, bek poh sikureng i peugah poh siploh ka tuwo,” kata dia.

Ta hanya itu, ia juga mengatakan Muzakir Manaf adalah sosok yang memiliki akidah dan iman kuat. Di sisi lain, Tu Bulqaini juga menyebutkan calon yang tak mengerti Aceh tak layak menjadi pilihan.

“Menyoe ureung han tom tinggai di Aceh, bek yak peugah ureung Aceh. Tanyoe bek lee lage ureung tulak moto mogok, ban ka ijak moto ka i da da i likot,” kata dia memberi kiasan.

Di akhir orasi, dia mengatakan santri dayah dan ulama bersedia mendukung Mualem menuju kursi Aceh 1. Akan tetapi ia tetap berpesan bahwa seorang pemimpin tidak boleh sama sekali meninggalkan kewajiban Allah, seperti salat lima waktu.

“Kamoe siap mendukung, pesan kamoe Mualem bek pre pre sembahyang,” ujarnya sembari diiringi tepuk tangan dari para undangan yang hadir.[](bna)