BANDA ACEH – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry menggagas pertemuan dan dialog utara ke-16 antarbangsa untuk menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa perekat antarbangsa.

Hal itu dikatakan Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan UIN Ar-Raniry, Dr A. Rani Usman, M.Si, Senin, 21 November 2016.

“Dialog ini merupakan rekomendasi hasil dialog dialog utara ke-15 sebelumnya yang berlangsung di Thailand,” ujarnya.

Dijelaskan A. Rani Usman, dialog untuk menjadikan Bahasa Indonesia sebagai media perekat antarbangsa ini akan diselenggarakan pada 25 – 26 November 2016 dan dihadiri sejumlah akademisi dari gabungan penulis Thailand, gabungan penulis Malaysia, Singapura, Sumatera Utara dan Aceh.

Dialog ini, kata A. Rani Usman, diselenggarakan juga untuk menghimpun para penulis antarbangsa sekaligus mempromosikan Aceh dan Indonesia di dunia internasional.

“Kita ambil tema bahasa Indonesia sebagai perekat antarbangsa karena saat ini bahasa Indonesia digunakan oleh 400 juta orang di Asean. Jadi kita harapkan kelak bahasa Indonesia bahasa pengantar diplomasi, politik dan perdagangan, ” kata A. Rani melalui siaran pers.[]