LHOKSEUMAWE – Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Sekretariat Kota Lhokseumawe, Tri Hariadi, mengatakan pihaknya akan melanjutkan tender paket pembangunan 11 rumah kaum duafa Kecamatan Muara Satu bersumber dari APBK tahun 2019.
“ULP akan menindaklanjuti hasil pertemuan dengan DPRK kemarin, (tender) itu akan dilanjutkan,” ujar Tri Hariadi dikonfirmasi portalsatu.com/ lewat telepon seluler, Rabu, 16 Oktober 2019.
Tri mengaku sedang dinas luar kota, sehingga belum dapat memberikan penjelasan lebih detail. Saat pertemuan dengan DPRK Lhokseumawe membahas persoalan tender paket pembangunan rumah duafa Kecamatan Muara Satu yang sebelumnya berakhir gagal, dari ULP Lhokseumawe diwakili Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Konstruksi.
Namun, Tri mengaku sudah mendapat informasi dari Ketua Pokja Konstruksi terkait hasil pertemuan dengan DPRK Lhokseumawe. “Intinya, kita sepakat dengan DPRK sehingga bisa menyelesaikan kegiatan itu, mudah-mudahan berjalan lancar,” kata Tri yang saat dihubungi mengaku sedang mengikuti seminar.
Sebelumnya diberitakan, DPRK Lhokseumawe memanggil pihak ULP dan Dinas PUPR ke gedung dewan itu, Selasa, 15 Oktober 2019. Dalam pertemuan tersebut, DPRK meminta ULP melanjutkan kembali tender paket pembangunan 11 rumah kaum duafa Kecamatan Muara Satu bersumber dari APBK Lhokseumawe tahun 2019 yang sebelumnya disebut dua kali lelang berakhir gagal.
“Menyangkut gagal tender terhadap paket pekerjaan rumah dhuafa (duafa), sebagaimana kami sampaikan kemarin (Senin), kami telah lakukan koordinasi dengan pihak ULP dan dinas terkait (PUPR),” ujar Ketua DPRK Lhokseumawe, Ismail A. Manaf, dalam keterangannya kepada portalsatu.com/ via pesan WhatsApp, Selasa sore.
Ismail A. Manaf melanjutkan, “Hasil konfirmasi ini, kami meminta pihak Dinas (PUPR) dan ULP agar dapat mengakomodir kembali tender pembangunan rumah tersebut, mengingat ini merupakan kebutuhan masyarakat kita. Tentu kita juga berharap dinas dan ULP dalam hal ini tetap memperhatikan mekanisme yang ada”.(Baca: Panggil ULP, DPRK Minta Tender Rumah Kaum Duafa Muara Satu Dilanjutkan)[](red)



