Kamis, Juli 25, 2024

PPK Sawang: Uang Operasional...

ACEH UTARA - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sawang di bawah Komisi Independen Pemilihan...

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...

Siswa Diduga Keracunan Selepas...

SIGLI - Jumlah siswa yang dirawat akibat dugaan keracunan setelah konsumsi nasi gurih...

Spanduk Dukungan Bustami Maju...

LHOKSEUMAWE - Sejumlah spanduk berisi dukungan kepada Bustami Hamzah untuk mencalonkan diri sebagai...
BerandaUnimal Bangun Kerja...

Unimal Bangun Kerja Sama dengan PT Media Televisi Indonesia

JAKARTA – Kepala UPT Kehumasan dan Hubungan Eksternal Universitas Malikussaleh mengunjungi PT Media Televisi Indonesia di Jantor Metro TV/Media Indonesia, Kebon Jeruk, Jakarta, 24 Juni 2019. Kunjungan tersebut untuk membangun kerja sama dengan Unimal.

“Untuk meningkatkan mutu layanan dan lulusan, Universitas Malikussaleh membuka ruang berjejaring dengan seluruh sektor, pemerintahan dan industri. Salah satu sektor industri yang sedang dijajaki adalah kerja sama dengan industri media,” kata Kepala UPT Kehumasan dan Hubungan Eksternal Unimal, Teuku Kemal Fasya.

Dalam kunjungan tersebut, Kemal disambut Kepala Departemen OD and Talent Acquisition PT Media Televisi Indonesia, Ismu Wardhani. Kemal mempresentasikan tentang Unimal yang diklaim sebagai salah satu kampus favorit di pesisir timur Aceh dan menjadi alternatif kampus utama di Aceh di samping Universitas Syiah Kuala.

“Saat ini Unimal telah menampung lebih 16 ribu mahasiswa dengan 31 prodi S-1, enam program magister, satu program diploma, dan satu program profesi. Dengan situasi hari ini, Unimal masih menjadi kampus PTN Satker di Indonesia yang memiliki uang SPP sangat murah,” ujar Kemal.

Menurut Kemal, Unimal juga sedang menggalakkan sivitas akademikanya untuk memproduksi karya ilmiah, termasuk karya ilmiah populer di media massa. Penerbitan tulisan ilmiah populer di media massa tertentu diberikan reward dari pihak kampus, termasuk di Media Indonesia sebagai salah satu media cetak nasional yang memiliki tiras besar.

Melalui kerja sama tersebut Kemal meminta pihak PT Media Televisi Indonesia untuk dapat menggunakan jasa dosen di Unimal sebagai narasumber. “Saat ini, Unimal memiliki seluruh cabang ilmu yang memiliki kepakaran yang bisa mengulas problem hukum, sosial-budaya, ekonomi, politik, dan energi secara kontemporer dan klinis,” ujar Kemal.

Sementara Ismu Wardani akrab dipanggil Munik mengganggap tawaran kerja sama ini sebagai sebuah kehormatan. “Saya sangat terenyuh dengan keinginan Unimal membangun kerja sama ini, karena selama ini yang banyak melakukan kerja sama berasal dari perguruan tinggi swasta. Ketika ada PTN dari luar Jawa yang mau bekerja sama kita akan sambut baik,” ungkap Munik didampingi Kepala Divisi Pembelajaran dan Pengembangan (Learning and Development Head) Metro TV, Iwan Setiawan.

Menurut Iwan, tawaran kerja sama ini bisa dilakukan dalam sektor yang sangat luas. Seperti bisa dilihat, Media Group menangani segala sektor dari hulu hingga hilir, bukan saja pada urusan media cetak, broadcast, dan media digital, tapi juga bisnis perhotelan, infrastruktur, hingga katering.

Sektor lain dan cukup populer untuk kerja sama adalah magang (internship). Magang pun terbuka bukan hanya pada mahasiswa yang tertarik pada content jurnalistik dan broadcast, tapi juga aspek teknik dan mekanik, sehingga mahasiswa teknik elektro juga diperlukan.

Menurut Iwan, jika selama ini magang hanya dilakukan untuk kepentingan formal pembukaan wawasan, di Media Group, magang dilakukan dengan tujuan pembentukan karakter profesional.

“Jangka magang di sini adalah enam bulan hingga satu tahun. Kami melakukan magang mahasiswa pada semester akhir dan ia bisa sekaligus mempersiapkan bahan skripsinya. Setelah selesai sebagian besar bisa bekerja di perusahaan ini,” ungkap Iwan.

Pertemuan itu diakhiri dengan perumusan konsep Memorandum of Agreement (MoA).[](Rilis)

Baca juga: