BANDA ACEH – Utusan khusus Prabowo Subianto untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Aceh, Fauka Noor Farid, menemui Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, Senin, 18 November 2024, di Meuligoe Wali Nanggroe, Aceh Besar.

Plt. Kabag Kerja Sama dan Humas Wali Nanggroe Aceh, Zulfikar, menyebut kedatangan utusan Khusus Ketua Umum Gerindra yang sekarang merupakan Presiden Republik Indonesia tersebut dalam rangka membahas mengenai pelaksanaan Pilkada damai di Aceh, dan perpanjangan Otonomi Khusus (Otsus).

“Pembahasan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk Aceh,” kata Zulfikar.

Dalam kunjungan tersebut, Fauka Noor Farid didampingi Ketua DPD Gerindra Aceh, Fadhlullah akrab disapa Dek Fad, Sekretaris Partai Gerindra Aceh, Drs. H. Abdurrahman Ahmad, dan Sekretaris PPP Aceh, H. Ilmiza Sa’aduddin Djamal, MBA.

Sementara Wali Nanggroe didampingi Staf Khusus H. Kamaruddin Abubakar atau Abu Razak dan Rustam Effendi.

“Selain mengenai Pilkada damai dan perpanjangan Otsus Aceh, kita juga membahas hal-hal lain berkaitan dengan isu-isu terkini Aceh,” kata Fauka.

Sementara itu, Wali Nanggroe menegaskan Aceh saat ini dalam keadaan aman dan damai.

“Pasca-MoU Helsinki, Aceh sudah melaksanakan tiga kali Pilkada. Selama pelaksanaan Pilkada tersebut, situasi berlangsung kondusif dan aman, tanpa ada kejadian yang tidak diinginkan,” kata Wali Nanggroe.

Karena itu, ia bersama utusan khusus Prabowo Subianto menjamin bahwa nantinya pelaksanaan Pilkada Aceh akan berlangsung aman dan damai.

“Untuk Pilkada di Aceh ini, Insya Allah, aman dan damai. Terlebih ada utusan langsung dari Pak Prabowo yakni Fauka Noor Farid yang datang langsung ke Aceh, untuk menjamin hal tersebut,” jelas Wali Nanggroe

Terkait pembahasan perpanjangan dana Otsus, hal itu bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat di semua lapisan dan golongan.[](ril)