BANDA ACEH – Layanan vaksinasi Massal Covid-19 di Aceh terus berlanjut, termasuk pada hari ‘tanggal merah’. Hingga kini sebanyak 16.421 orang telah divaksin hasil vaksinasi massal dilaksanakan Pemerintah Aceh.
Koordinator Vaksinasi Massal Pemerintah Aceh yang juga Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh, dr. Iman Murahman, mengatakan sebanyak 740 orang disuntik dalam vaksinasi massal pada Minggu, 4 Juli 2021.
Iman merinci, sebanyak 670 disuntik vaksin dosis 1, dan 70 disuntik vaksin dosis 2. Sementara 13 lainnya disuntik vaksin tahap pertama, oleh mereka yang tertunda suntik pada screaning beberapa waktu lalu. “Dengan bertambahnya 740 orang yang divaksin pada vaksinasi hari ke-12 tahap kedua ini, sampai hari ini tercatat sebanyak 16.421 orang yang telah divaksin,” katanya.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras para vaksinator, masyarakat Aceh bisa terlayani dengan baik. Mereka bekerja tanpa lelah, bahkan di hari libur sekalipun,” kata Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Aceh, Muhammad Iswanto, di Banda Aceh, Minggu.
Iswanto menyebutkan sejatinya para vaksinator adalah bagian dari pahlawan sesungguhnya dalam memberantas Covid-19. “Kerja keras mereka adalah bagian dari ikhtiar memutus mata rantai covid-19,” ucapnya.
Mereka telah menunjukkan dedikasi tinggi untuk menjaga rakyat Aceh sehingga tidak tertular Covid-19. “Penghargaan terbesar layak kita berikan kepada mereka. Karena mereka juga pahlawan kemanusiaan dalam menanggulangi covid ini,” kata Iswanto.
Iswanto menyebut pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 oleh Pemerintah Aceh yang telah berjalan hingga tahap kedua ini didukung penuh para vaksinator dari RSUDZA, Rumah Sakit Ibu dan Anak, Rumah Sakit Jiwa Aceh, Rumah Sakit Kodam Iskandar Muda dan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh.
Atas nama Satgas Covid-19 Aceh, Iswanto mengapresiasi para vaksinator dan seluruh Satgas Kabupaten/Kota atas semua usaha vaksinasi yang terus berjalan.
Iswanto yang juga Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh mengatakan antusiasme masyarakat disuntik vaksin masih tinggi. Hal itu menandai bahwa masyarakat percaya akan adanya Covid-19, dan salah satu ikhtiar menghilangkan covid adalah dengan cara vaksinasi. Mereka atau masyarakat yakin sepenuhnya vaksin yang digunakan aman dan halal. “Usaha bersama vaksinasi ini bagian dari ikhtiar kita melawan dan memutuskan mata rantai Covid-19 di Aceh,” kata Iswanto.[](*)




