KELAPA adalah tumbuhan tua yang memenuhi pesisir Aceh. Batang kepala di Aceh, biasanya sampai setinggi sepuluh sampai dua puluh meter. Kepala berukuran pendek baru beberapa tahun lalu ada di Aceh.
Orang Aceh, jika ingin memetik buah kelapa, maka mereka memanjatnya, dengan cara memakai seulingkreut. Seulingkreut adalah sebuah tali yang terbuat dari pucuk daun iboh (pandan hutan), atau ijuk, atau kain, dan sebagainya, yang dipilin sedemikian ruoa, lalu diikat, dan diputar membentuk angka delapan Latin.
Kedua kaki dimasukkan ke dalam gulungan lipat seulingkret, lalu, orang itu melompat ke batang kelapa. Tangannya memegang parang, dan di bagian dada dilapisi dengan kain yang digantung di leher.
Cara memanjat kelapa orang Aceh berbeda dengan cara memanjat kelapa orang di Pulau lain, misalnya, ada yang melukai batang kepala supaya bisa dipanjat seperti tangga. Dan, dan ada yang melukai batang kelapa, seperti di negara Sri Lanka. Mereka hanya melukai satu batang kelapa, lalu ditarik rambu tali yang dipilin dari sabut kelapa di antara batang kelapa yang ditanam berdekatan, sekira lima sampai sepuluh meter.[]
Dipublikasikan pertama sekali pada tanggal 20 Nov 2014
Theme: Panjat Kelapa ala Aceh
Camera Person: Lodins
Teks: Thayeb Loh Angen
Publication: Studio of LOH ANGEN – LOLLYWOOD @2014

