LHOKSEUMAWE – Empat pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Lhokseumawe menyampaikan visi dan misi dalam rapat paripurna istimewa DPRK, Jumat, 28 Oktober 2016.
Empat pasangan calon (paslon) itu sesuai nomor urut ialah Helmi Musa Kuta-Maisyuri, Zulkifli (Dolly)-Amni, Rachmatsyah-T. Noufal, dan Suaidi Yahya-Yusuf Muhammad. Empat paslon itu, salah satunya dari jalur perseorangan yaitu Rachmatsyah-T. Noufal.
Amatan portalsatu.com, tiga calon diusung partai politik (parpol) menyampaikan visi dan misi dengan membaca teks atau konsep tertulis. Sedangkan Rachmatsyah tanpa membaca teks. Visi misi tertulis sudah dibagikan kepada semua pihak di ruangan ini, jadi tidak perlu saya bacakan lagi,” ujar Rachmatsyah.
Calon wali kota nomor urut tiga ini kemudian menyampaikan poin-poin penting tanpa melihat teks. “Calon pemimpin visi misinya 'bek cet langet', karena kalau nanti tidak mampu dilaksanakan maka akan malu kepada rakyat,” katanya.
“Jadi, visi misinya jangan yang muluk-muluk, tetapi mengusung program sesuai kebutuhan masyarakat dan mampu direalisasikan, ujar Rachmatsyah.
Menurut Rachmatsyah, jika terpilih menjadi wali kota Lhokseumawe hasil pilkada 2017, pihaknya berkomitmen menjalankan APBK secara maksimal. Setelah APBK disahkan, kata dia, segera direalisasikan kegiatan pembangunan agar pekerjaan tidak molor atau menumpuk di penghujung tahun anggaran. APBD tepat waktu dan langsung action, katanya.
Rapat paripurna istimewa tentang penyampaian visi dan misi empat pasangan calon wali kota-wakil wali kota dipimpin Ketua DPRK Lhokseumawe M. Yasir, didampingi Wakil Ketua DPRK Suryadi, dihadiri Plt. Wali Kota Nazaruddin, Forkopimda, KIP, dan kalangan lainnya. Rapat paripurna itu dijaga ketat personel Polres Lhokseumawe di-back-up Brimob.[](idg)



