BLANGKEJEREN – Wakil Bupati Gayo Lues, H. Said Sani, mengaku sudah menggelar rapat dengan pihak distributor, kepolisian, TNI dan Dinas Pertanian terkait masalah pupuk subsidi. Intinya, distributor tidak dibenarkan menyuruh kios pengecer menebus pupuk subsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Kios pengecer juga harus menjual pupuk subsidi dengan HET dan sesuai Keputusan Bupati Tahun 2010.
Pernyataan itu disampaikan Wakil Bupati Gayo Lues, Said Sani, saat ditemui portalsatu.com/ di Pendopo Wabup, Senin, 15 Maret 2021. Turut hadir Aktivis Forum Parlemen Jalanan (F-PARAL), Riky Udayara.
Wabup Said Sani mengaku Pemda Gayo Lues sudah menyurati PT Petro Kimia selaku produsen pupuk jenis NPK Phonska, ZA, pupuk organik, dan SP36 terkait masalah pupuk subsidi yang diduga akan ditebus kios pengecer dan dijual kepada petani di atas HET. Pemda Gayo Lues meminta agar diberikan suaka seperti untung di daerah lain tetapi sedikit rugi di wilayah Gayo Lues.
“Inti rapatnya seperti itu, ya. Pemda Gayo Lues tidak mengiginkan dan tidak membolehkan ada kenaikan harga penjualan pupuk subsidi di atas HET. Kalaupun harus ditambah yaitu sesuai Keputusan Bupati Tahun 2010 tentang Penetapan Biaya Tambahan/Ongkos Angkut Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Gayo Lues,” kata Said Sani.
Dalam Keputusan Bupati Tahun 2010 itu, wilayah satu meliputi Kecamatan Blangkejeren, Blangpegayon dan Dabun Gelang dikenakan tambahan ongkos Rp60/Kg, wilayah dua yakni Kecamatan Kutapanjang dan Blangjeranggo Rp80 per Kg, wilayah dua mencakup Rikit Gaib dan Pantan Cuaca Rp100/Kg, dan wilayah tiga meliputi Kecamatan Trangun, Pining, Tripe Jaya, dan Putri Betung dikenakan ongkos angkut selain harga HET Rp200 per Kg pupuk subsidi.
“Pupuk subsidi itu dikeluarkan pemerintah satu harga. Jadi Pemda tidak bisa lagi melakukan subsidi ongkos angkut. Kalau distributor tidak mau rugi dengan ongkos angkut, maka di tiga zona ini harus dibuat gudang pupuknya,” kata Said Sani.
Menurut Said Sani, hingga hari ini Pemda Gayo Lues masih menunggu balasan surat dari PT Petro Kimia dan akan menggelar rapat lanjutan supaya ada keputusan akhir.



