MEUREUDU  – Insiden pemukulan terhadap petugas Program Makanan Bergizi (MBG) di Desa Sagoe, Kecamatan Trienggadeng, oleh Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, Kamis, 30 Oktober 2025, memicu kehebohan di publik dan media sosial. Meski sempat menimbulkan ketegangan, Hasan Basri akhirnya meminta maaf secara langsung kepada korban.

Hasan Basri menjenguk korban, Muhammad Reza, S.Pd., di RSUD Pidie Jaya, Kamis sore. Di hadapan keluarga korban, tenaga medis, dan Kapolres Pidie Jaya, Hasan menyampaikan permohonan maaf dan mengakui tindakannya sebagai bentuk emosi sesaat.

“Saya mohon maaf atas tindakan saya. Tidak ada niat menyakiti, hanya emosi sesaat,” ujar Hasan Basri.

Momen permintaan maaf yang disertai jabat tangan itu kemudian beredar luas di media sosial.

Pelajaran Penting

Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, menegaskan pemerintah daerah tidak menutupi insiden tersebut. Dia berharap penyelesaian bisa dilakukan secara kekeluargaan, namun menghormati keputusan korban bila memilih jalur hukum.

“Kalau korban ingin menempuh jalur hukum, pemerintah tidak akan menghalangi,” kata Sibral.

Sibral juga mengimbau masyarakat tidak terprovokasi isu liar. Dia berharap peristiwa ini menjadi pelajaran penting dalam menjaga etika di lingkungan pemerintahan.

BGN Lapor Polisi

Sementara itu, Kamis malam, sekitar pukul 22.30 WIB, Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan kasus ini ke Polres Pidie Jaya. Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, mengecam keras tindakan kekerasan terhadap petugas lapangan.

“Program MBG dijalankan dengan semangat kemanusiaan. Kekerasan terhadap petugas mencederai nilai profesionalisme dan kemanusiaan,” tegasnya.

Menurut laporan BGN, insiden terjadi saat Hasan Basri melakukan kunjungan mendadak tanpa pemberitahuan, yang berujung pada pemukulan terhadap Reza, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat.

Wakil Ketua BGN, Nanik S. Deyang, memastikan lembaganya akan mendampingi korban dan mengawal proses hukum. “Kami pastikan korban mendapat perlindungan hukum dan pendampingan penuh,” ujarnya.

BGN juga menegaskan pelaksanaan program MBG di SPPG Desa Sagoe, Kecamatan Trienggadeng tetap berjalan normal dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah.

Baca juga: Wabup Pidie Jaya Diduga Bogem Kepala SPPG Sagoe dan Ancam Bakar Dapur MBG.[]