JANTHO – Kepolisian Daerah Aceh menggelar upacara pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun ajaran 2017/2018, di SPN Seulawah, Rabu, 9 Agustus 2017.
Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Muhammad Tito Karnavian, memberikan amanat yang dibacakan oleh Wakapolda Aceh Brigjen Pol Drs. Bambang Soetjahjo, mengatakan pendidikan yang akan dijalani selama tujuh bulan ke depan merupakan cara untuk menghasilkan SDM Polri yang berkualitas.
“Salah satu upaya Polri guna mewujudkan SDM pelari yang berkualitas adalah melalui penyelenggaraan diktuk Bintara Polri yang saudara-saudara laksanakan saat ini. Selama kurang lebih 7 bulan kedepan Saudara akan mengikuti pendidikan yang dilaksanakan,” baca Bambang yang memimpin upacara pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun ajaran 2017/2018.
Dalam amanat tersebut Kapolri juga menyampaikan kepada peserta didik tantangan serta tugas Polri ke depan yang akan semakin berat di era globalisasi yang berkembang dengan cepat.
“Telah memunculkan berbagai dinamika kejahatan berdimensi baru yang diiringi dengan potensi terjadinya gangguan Kamtibmas pada berbagai bidang kehidupan masyarakat,” baca Bambang.
“Realitas tantangan tugas ke depan harus mampu diatasi oleh institusi Polri agar stabilitas keamanan dalam negeri dapat tetap terjaga untuk itu Polri harus didukung oleh sumber daya manusia Polri yang profesional berintegritas dan mampu menguasai bidang tugasnya,” bacanya lagi.
Wakapolda juga membacakan harapan Kapolri, di mana program pendidikan yang diselenggarakan dapat menjadi media yang optimal dalam mentransfer pengetahuan dasar kepolisian, wawasan keilmuan maupun pembinaan keterampilan khas Polri kepada seluruh peserta didik. Agar output yang dihasilkan dan benar mengenai standar kualitas yang diharapkan.
“Saya mengingatkan agar Saudara dapat dengan sungguh-sungguh dan penuh keseriusan dalam mengikuti seluruh program pendidikan dan pelatihan yang diberikan kepada kalian,” harapnya.
“Berbagai pengetahuan keterampilan serta penguasaan teknis dan taktis profesi kepolisian yang akan diberikan nantinya akan sangat berguna bagi pelaksanaan tugas saudara di medan pengabdian yang sesungguhnya,” harapnya lagi.
Adapun siswa yang lulus di Aceh sebanyak 301 lulus PTU dan 5 kasus lulus TI pada penerimaan Polri 2017 di Aceh. Sedangkan untuk penerimaan secara nasional peserta didik terdiri dari 10.150 orang di antaranya 9.650 orang pria dan 500 orang wanita.
“Kemudian sebanyak 200 orang personil dengan latar belakang kalian akan dididik khusus di SPN Cisarua, Polda Jawa Barat,” katanya.[]

