LHOKSEUMAWE – Sejumlah pejabat Pemerintah Kota Lhokseumawe gagal divaksin karena tekanan darah tinggi saat pelaksanaan vaksinasi perdana di Rumah Sakit Kesrem, Rabu, 10 Februari 2021.

Mereka yang gagal divaksin yakni Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Yusuf Muhammad, Sekretaris Daerah, T. Adnan, Kepala Dinas Kesehatan, Said Alam Zulfikar, Kepala BPBD serta beberapa pejabat lainnya. Namun, ada juga pejabat yang berhasil divaksin setelah melewati skrining kesehatan.

Sekda Lhokseumawe, T. Adnan, mengatakan vaksinasi perdana ini dilakukan secara serentak di wilayah kota, diikuti unsur Forkopimda, pejabat Pemkot dan tenaga kesehatan. Akan tetapi, sebagian pejabat gagal divaksin karena tidak lewat uji skrining akibat tekanan darah tinggi.

“Sebelum divaksin, calon penerima vaksin dilakukan uji skrining terlebih dahulu atau pengecekan tekanan darah, riwayat penyakit penyerta serta kondisi kesehatan. Namun sejumlah pejabat tidak bisa divaksin karena tekanan darah tinggi, di atas 140,” kata Adnan kepada wartawan.

Selain itu, kata Adnan, ada juga yang pernah menjadi penyintas Covid-19 atau sudah sembuh dari virus korona sehingga tidak diberikan vaksin. Bagi yang gagal divaksin karena tekanan darah tinggi, ditunda selama 14 hari ke depan pada tahap vaksinasi selanjutnya []