Jumat, Juli 19, 2024

Ini Kata Camat Tanah...

ACEH UTARA - Pemerintah sedang melakukan pendataan bangunan yang rusak akibat diterjang badai...

JPU Tuntut Lima Terdakwa...

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum menuntut empat terdakwa perkara dugaan korupsi pada...

Abu Razak Temui Kapolda,...

BANDA ACEH – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh H. Kamaruddin...

Diterjang Badai, Lapak Pedagang...

ACEH UTARA - Banyak lapak pedagang dan warung di sepanjang jalan Simpang Rangkaya,...
BerandaNewsWakil Wali Kota...

Wakil Wali Kota Langsa Safari Magrib ke Daerah Terpencil Pusong Kuala Langsa

LANGSA – Wakil Wali Kota Langsa Marzuki Hamid bersama sejumlah kalangan PNS di Kota Langsa melaksanakan safari magrib pada Kamis petang ke Desa Pusong Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat, 28 Januari 2016. Bersama rombongan turut juga sejumlah personel dari Polres Langsa dan personel Kodim 0104/Aceh Timur. Kegiatan ini salah satu upaya yang dilakukan pemerintah setempat untuk berkomunikasi dan menjaring informasi dengan masyarakat.

Rombongan Wakil Wali Kota menggunakan tiga boat untuk sampai ke Pusong dengan lama perjalanan sekitar satu jam. Pasalnya, Pusong Kuala Langsa merupakan daerah paling terpencil yang ada di Langsa. Letaknya berada di pulau dan harus menggunakan transportasi air.

Begitu sampai di Pusong, rombongan berkumpul di Mesjid Darul Huda Teulaga Tujuh untuk melaksanakan salat asar. Usai salat dilanjutkan dengan tausiah oleh Teungku Mustafa Abdullah dari Tangse, Kabupaten Pidie.

Dalam tausiahnya Teungku Mustafa Abdullah mengatakan jika Aceh adalah negeri yang kaya, megah dan juga negeri yang banyak aulia serta ulama. Makanya kata dia, mesjid, musalla dan balai pengajian yang ada di Aceh harus ramai jamaahnya.

“Jika mesjid, musalla dan balai pengajian sudah ramai jamaahnya dengan begitu kita bisa memohon kepada Allah SWT agar Aceh ini bisa lebih makmur lagi,” katanya.  

Sementara itu Wakil Wali Kota Langsa, Marzuki Hamid, dalam sambutanya juga mengingatkan aparatur gampong baik geuchik, tuha peut, kepala dusun terutama imuem gampong dan tokoh masyarakat sangat berperan untuk mengajak masyarakatnya memakmurkan mesjid.

“Kami berharap kepada pak geuchik seluruh perangkat gampong dan tokoh masyarakat harus berani mengajak masyarakat untuk ikut memakmurkan mesjid,” ujarnya.

Dan, katanya, ada berbagai cara bagaimana aparatur gampong dalam mengajak masyarakatnya untuk bersama-sama memakmurkan mesjid, seperti setiap ada masyarakat yang hendak melakukan pengurusan keperluan administrasi, di kesempatan itu geuchik bisa mengingatkan atau mengajak masyarakatnya untuk memakmurkan mesjid.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Langsa dengan Baitul Mal setempat turut memberikan santunan kepada anak yatim dan fakir miskin di Gampong Teulaga Tujuh (Pusong).[] (ihn)

Baca juga: