SABANG – Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla mengatakan, Kota Sabang sudah bisa dijadikan sebuah pelabuhan besar.

“Sabang sudah siap sebagai infrastuktur pelabuhan. Cuaca seburuk apapun, kapalnya tidak bergerak. Berarti ini aman, kapal-kapal ikan yang sandar pokoknya aman,” ujar Wapres JK saat membuka event Sail Sabang, di Dermaga CT3, Sabtu, 2 Desember 2017.

JK menceritakan pengalamannya di Sabang sewaktu menjabat Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia (1999-2000) masa Presiden Abdurrahman Wahid.

“Saya 17 tahun lalu datang ke sini, kita meresmikan pelabuhan di Sabang pada masa Presiden Gus Dur (Abdurrahman Wahid). Saya saat itu Menteri Perdagangan. Saat itu direncanakan Sabang akan dijadikan sebagai kawasan perekonomian. Namun, harus ada tindak lanjut hingga sekarang, untuk menjadikan Sabang sebagai daerah wisata dunia,” kata JK.

“Dahulu Sabang menjadi kawasan persinggahan kapal. Namun dia sekarang sudah berubah. Jadi, tidak lagi Sabang jadi tempat singgahan, tapi tempat wisata,” ujarnya.

JK menjelaskan, perubahan pola pikir di bidang teknologi untuk memajukan dunia kemaritiman sangat dibutuhkan, karena itu menjadi penggerak roda perekonomian melalui wisata. Dia mencontohkan, beberapa negara di Asia, seperti China, Jepang, dan Korea.

“India juga akan menjadi negara menengah yang menjadi tempat singgah turis,” kata JK. “Sabang sangat penting, di samping keindahan alam, maritim, fasilitas yang ada tentu akan menjadi modal awal untuk mendukung kemajuan pembangunan ini,” ujar wapres.[]