LHOKSUKON – Sejumlah warga Gampong Buket Padang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara membakar satu unit hand tractor pembajak sawah aset gampong setempat, Rabu, 7 Maret 2018 sekitar pukul 21:10 WIB. Dalam aksi itu, MM, 40 tahun, warga setempat diamankan ke Polsek Tanah Jambo Aye.
“Motoe mu’ue nyan dikeubah di rumoh geuchik. Warga rame-rame jicoek dihue u pekarangan lampoh meunasah, laju ditet. Motoe mu’ue nyan kapadup ge ditanyeng le warga, tapi hana meupeteupat buku secara perincian (Hand tractor itu disimpan di rumah geuchik. Warga beramai-ramai menarik hand tractor itu ke pekarangan musala, lalu dibakar. Hand tractor itu sudah beberapa kali dipertanyakan warga, tapi tidak dijelaskan perinciannya),” ujar Adhari alias Ucok, warga setempat kepada portalsatu.com/ via telepon seluler, Kamis, 8 Maret 2018.
Ucok menyebutkan, selain hand tractor, di Buket Padang terdapat beberapa persoalan lainnya yang tidak ada keterbukaan publik soal anggaran.
“Mulai dari uang simpan pinjam gampong, anggaran beberapa unit rumah bantuan pun tidak jelas, tidak sesuai RAB. Soal pemilihan Tuha Peut juga tidak transparan, tidak ada pemilihan secara umum di meunasah,” terang Ucok.
Kapolsek Tanah Jambo Aye Iptu Zulkifli Harahap membenarkan pihaknya telah mengamankan seorang warga untuk dimintai keterangan terkait kejadian tersebut. Selain itu, hand tractor yang telah dibakar juga sudah diamankan ke Polsek setempat.
“Iya, MM kita amankan untuk kita mintai keterangan, masih sebatas saksi. Karena sejauh ini geuchiknya belum datang, lagi di kantor camat ada sertijab camat baru. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Soal apa sebab dibakar dan lainnya, nanti kita kabari lebih lanjut setelah dilakukan pemeriksaan saksi,” kata Iptu Zulkifli. []


