BLANGKEJEREN – Warga Kabupaten Gayo Lues yang berdomisili di Kecamatan Blangpegayon mulai mengeluh akibat listrik didaerah tersebut sering padam, warga menilai petugas dan Manager PLN Ranting Blangkejeren sudah tidak profesional dalam melaksanakan tugasnya.
“Kok belakangan ini sering mati listrik di daerah Blangpegayon, padahal sebelum-sebelumnya jarang terjadi pemadaman,” kata Sab salah seorang warga Blangpegayon yang memprotes tindakan PLN Ranting Blangkejeren, Sabtu, 18 Oktober 2025.
Pemadaman listrik di Kecamatan Blangpegayon terjadi sesaat setelah warga melaksanakan Shalat Magrib, dan hingga Shalat Isa, Listrik masih belum dinyalakan oleh petugas PLN.
“Sebelum-sebelumnya juga sering mati listrik, bahkan disaat ada acara pesta warga, juga ada dimatikan listrik oleh petugas PLN. Ini jelas tidak Profesional lagi, karena warga juga membayar ke PLN untuk penyambungan arusnya khusus untuk pesta,” katanya.
Akibat seringnya mati listrik di daerah Blangpegayon, warga merasa dirugikan, jika memang ada perbaikan, seharusnya PLN membuat himbauan. Untuk itu, warga meminta kepada pimpinan PLN agar mengevaluasi kinerja petugas PLN Ranting Blangkejeren.
Manager PLN Ranting Blangkejeren, Isnan Ananda, mengatakan untuk Kecamatan Blangpegayon dan sekitarnya baru Magrib mati lampu, dan ditemukan penyebabnya ada jamperan kabel mengenai tumpang traves.
“Tadi muncul ledakan disitu bang, lokasi di desa Bener Baru bang. Sekarang lagi ditangani oleh petugas,” katanya menjawab Wartawan melalui pesan WhatsApp.
Manager PLN Ranting Blangkejeren meminta maaf atas ketidak nyamanan ini, dan sekarang sedang melakukan perbaikan agar listrik kembali bisa dinyalakan.
“Mohon maaf bang, untuk daerah Blangpegayon selama ini aman bang, baru kejadian malam ini. Sebelum-sebelumnya tidak ada masalah padam di lokasi tersebut,” katanya sembari mengirimkan foto lokasi masalah.
Saat disinggung sebelum ini juga ada padaman listrik saat ada pesta di Kecamatan Blangpegayon yang meresahkan warga, dan setelah itu juga masih ada pemadaman lainya.
“Benar bang, lokasinya sama kebetulan bang, sudah kami tambahkan material lain ditiang tersebut bang, supaya gak kejadian lagi. Mudah mudahan kedepan gak kejadian lagi bang,” katanya berkilah.[]





