LHOKSEUMAWE – Tokoh masyarakat di Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, melaporkan kondisi jalan di kawasan itu kepada anggota DPR Aceh, Tgk. Muharuddin, saat bersilaturahmi ke daerah itu, kemarin.
“Jalan tempat kami tidak pernah diaspal, sehingga berlumpur dengan kondisi sangat memprihatinkan saat musim hujan,” kata Keuchik Seunubok, Nisam, Yadin Hanafiah kepada Tgk. Muhar, sapaan akrab mantan Ketua DPR Aceh itu.
Untuk diketahui, Tgk. Muhar diundang untuk menghadiri maulid akbar yang digelar di Gampong Binjee, Kecamatan Nisam, Rabu (21/11). Tgk. Muhar disambut para keuchik, tokoh masyarakat, termasuk muspika setempat.
Para tokoh masyarakat termasuk keuchik mengadukan beberapa persoalan, salah satunya mengenai jalan berlumpur lantaran tidak diaspal.
Jalan yang diadukan ini merupakan jalan lintas Kemukiman Blang Dalam dan Keude Amplah, di antaranya meliputi Gampong Barat, Ulee Blang, Beunot, Seunubok, dan Binjee, dengan panjang sekitar 6 kilometer.
Warga berharap pemerintah memperbaiki dan mengaspal jalan itu guna memudahkan masyarakat saat melintas dengan kendaraan.
Menanggapi laporan itu, Tgk. Muhar menyebut akan mengecek terlebih dahulu, apakah anggaran untuk pembangunan jalan dimaksud sudah ditampung dalam APBK Aceh Utara atau tidak. Bila tidak masuk APBK, ia akan berusaha memperjuangkan kepada Pemerintah Aceh.
“Akan saya cek di APBK dulu, namun bila belum masuk akan kita perjuangkan di APBA Perubahan pada 2019. Yang jelas, kita akan berusaha semaksimal mungkin, mudah-mudahan dapat tertampung nantinya,” ujarnya.
Tidak lama setelah pamit dari tempat itu, Tgk. Muhar diajak mengunjungi sebuah masjid yang berada di antara Gampong Seunubok dan Binjee. Masjid itu sudah lama dibangun, tapi belum selesai.
Panitia masjid setempat, Tgk. Irwansyah, mengatakan, pihaknya sangat berharap agar masjid itu dapat dibangun sampai selesai. Setidaknya, kata dia, selesai dibangun atapnya terlebih dahulu agar bisa digunakan untuk beribadah.[]
Penulis: Reja




