LHOKSUKON – Sejumlah masyarakat yang hadir menyaksikan debat publik pasangan calon (Paslon) Bupati/Wakil Bupati Aceh Utara mengaku kurang puas. Pasalnya, suara Paslon tidak terdengar jelas dan berdengung karena jarak mic dan mulut terlalu dekat.

“Saya tidak tahu apa yang disampaikan Paslon Bupati, suaranya berdengung. Mungkin karena jarak mic dan mulut yang terlalu dekat,” kata Ucil, 23 tahun, warga Kuta Lhoksukon, kepada portalsatu.com yang ditemui di GOR Lhoksukon, Minggu, 8 Januari 2017.

Hal lainnya diungkap Tari, 22 tahun, warga Kampung Baru. Menurutnya, ia tidak bisa menangkap jelas apa yang disampaikan Paslon Bupati.

“Mereka (Paslon) banyak yang suaranya seperti berteriak saat menyampaikan visi-misi atau pun saat menjawab pertanyaan yang diajukan moderator. Mungkin mereka terlalu bersemangat, yang sedikit bisa dipahami Tim FA-TAR, mereka suaranya sedikit lebih jelas dari yang lainnya,” ujar dara berkulit putih itu.

Namun demikian, Tari, mencoba memberi komentar saat Paslon menjawab pertanyaan moderator.

“Tadi sepertinya Paslon tidak menjawab pertanyaan moderator. Khususnya apa yang akan dilakukan jika saat terpilih nanti, paslon tidak mampu menjalankan visi-misinya. Jika saya tidak salah simak, sepertinya pertanyaan itu tidak dijawab. Tapi tidak tahu juga sih, mungkin ada dijawab, tapi kuping saya yang tak mendengar, mengingat suaranya juga tidak jelas dan menggema. Maklum di dalam gedung. Tapi suara moderator sangat jelas,” ucapnya sambil tertawa. []