LHOKSUKON – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh Utara menggelar pasar murah di Kecamatan Lhoksukon, Sabtu, 18 Juni 2016. Kegiatan tersebut untuk mengantisipasi lonjakan harga barang selama Ramadan dan menjelang Lebaran.

“Ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dibuka menjelang Ramadan dan Lebaran. Selain untuk mengantisipasi lonjakan harga barang, kegiatan ini juga untuk membantu masyarakat mengingat kebutuhan menjelang Llebaran lebih besar,” kata Zainal Abidin, Kabid Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Disperindag Aceh Utara kepada portalsatu.com.

Zainal menjelaskan, kegiatan ini dilakukan di enam titik di bulan Juni, masing-masing tanggal 15 dan 16 di Matangkuli,  17 dan 18 di Lhoksukon, 19 dan 20 di Tanah Jambo Aye, 20 dan 21 di Krueng Geukuh, 22 dan 23 di Samudera, serta 25 dan 26 di Krueng Mane.

“Besarnya subsidi untuk harga setiap komoditi Rp 2ribu, sedangkan untuk telur Rp 200 per butir. Khusus untuk Lhoksukon bekerja sama dengan toko Nabacut. Ini merupakan kerja sama tahun ketiga,” ucap Zainal.

Zainal menambahkan, ada enam jenis barang yang dijual di pasar murah. Masing-masing, beras 1 sak seharga Rp 105ribu, gula 2 kilogram Rp 24ribu, minyak goreng 2 kilogram Rp 18ribu, tepung terigu 2 kilogram Rp 8ribu, telur satu papan 30 butir Rp 30ribu dan sirup pohon pinang dua botol Rp 26ribu.

“Dari sekian banyaknya barang, yang paling tinggi lonjakan harganya gula pasir. Diharapkan program pasar murah ini dapat membantu masyarakat,”  pungkasnya.[]