SUBULUSSALAM – Sebanyak 2.119 masyarakat Kota Subulussalam menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) berupa ATM dapat ditarik melalui  Bank Syariah Indonesia (BSI).

“Jumlah penerima bantuan PKH gelombang pertama di Kota Subulussalam mencapai 2.119 penerima manfaat,” kata Koordinator PKH Kota Subulussalam, Yunadi, S.E kepada portalsatu.com/, Senin, 30 Agustus 2021.

Yunadi mengatakan proses pendistribusian KKS PKH kepada 2.119 penerima manfaat tersebar di lima kecamatan dalam wilayah Kota Subulussalam dilakukan mulai 30 Agustus 2021 sampai 8 September 2021. Sedangkan untuk gelombang kedua dilakukan setelah proses pendistribusian KKS PKH gelombang pertama selesai.

Dijelaskan, sebelumnya penyaluran bantuan PKH menggunakan Bank Konvensional PT. BRI Tbk, selanjutnya pindah ke Bank Syariah Indonesia (BSI) sesuai amanah Qanun Aceh Nomor. 11 Tahun 2018 tentang lembaga keuangan syariah dalam rangka mewujudkan ekonomi masyarakat Aceh yang adil dan sejahtera dalam naungan syariat Islam.

Yunadi menyebutkan, program PKH adalah bantuan non tunai bersyarat dari Kementerian Sosial (Kemensos) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). KKS ini didesain dengan tampilan ATM sehingga penerima manfaat mudah dalam penarikan bantuan baik dari mesin ATM mau pun agen BSI.

“Bantuan PKH ini untuk kebutuhan pendidikan dan juga kesehatan contohnya kebutuhan sekolah seperti seragam, tas, sepatu dan buku. Kemudian kebutuhan kesehatan, 4 sehat 5 sempurna menyangkut juga pencegahan anak stunting,” ungkap Yunadi.

Yunadi menambahkan, ATM PKH ini harus dipedang langsung penerima manfaat tidak boleh orang lain. Hal ini untuk mendorong kemandirian KPM mengambil bantuan PKH baik melalui mesin ATM maupun agen BSI.

Selain itu, Yunadi juga berharap dukungan Wali Kota Subulussalam dan DPRK membantu dana sharing minimal 10 persen dari total bantuan per tahunnya, guna mendukung kebutuhan operasional petugas PKH, agar memiliki sekretariat sendiri dilengkapi dengan sarana pendukung.

Pendistribusian KKS PKH ini berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Subulussalam, dilakukan sesuai protokol kesehatan (prokes). Kegiatan ini juga dirangkai dengan vaksinasi gratis kepada penerima PKH.

Turut hadir menyaksikan pendistribusian bantuan PKH ini Wakil Wali Kota Salmaza, Kapolres AKBP Qori Wicaksono, Dandim Letkol Inf Winas Kurniawan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Camat Simpang Kiri.[]