BLANGKEJEREN – Korban banjir bandang dan tanah longsor di Desa Uyem Beriring, Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues minta pemerintah setempat untuk memindahkan lokasi pembangunan Hunian Tetap (Huntap).
Permintaan itu disampaikan Ketua Urang Tue desa Uyem Beriring Jamandin dan Ketua Pemuda Desa Uyem Beriring Ijal, Minggu 25 Oktober 2026.
“Lokasi pembangunan Hunian Tetap yang ditetapkan Pemerintah untuk Desa Uyem Beriring kami rasa tidak cocok untuk jangka panjang,” katanya kepada Portalsatu.com melalui Telepon WhatsApp.
Adapun alasanya kata Jamandin dan Ijal, adalah lokasi yang akan dibangun Huntap terlalu jauh dari jalan besar, dan lahan pertapakanya lumayan miring. Yang rata hanya sekitar satu baris rumah saja, sisanya pasti akan dibangun dilahan yang miring.
“Kami khawatir di masa yang akan datang terjadi longsor lagi, apa lagi lahan pembangunan Huntapnya miring, otomatis tidak bisa diratakan sepenuhnya, dan ke depan akan sangat berbahaya ketika terjadi longsor,” ujarnya.
Warga meminta kepada Pemerintah Gayo Lues mengkaji ulang soal lokasi Huntap untuk warga Uyem Beriring, apa lagi ada beberapa lokasi di daerah tersebut yang lumayan rata dan tidak berbahaya untuk jangka panjang.[]




