TEMBAGAPURA – Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon meminta maaf atas ulah sejumlah oknum anggota polisi yang melakukan penganiayaan terhadap Saldi Hermanto jurnalis Okezone di Timika.
Victor Dean Mackbon menyesalkan kejadian tersebut, dan akan menindak tegas anggotanya yang melakukan tindakan penganiayaan tersebut. Menurut Victor, tindakan sejumlah oknum anggotanya menunjukan ketidakprofesionalan dalam menjalankan tugas.
“Saya mohon maaf atas kejadian dari penganiayaan yang dilakukan oknum anggota kepada Saldi. Tindakan ini menunjukan ketidakprofesionalan tugas kepolisian dan menciderai silaturahmi kami dengan rekan-rekan jurnalis. Oknum-oknum.tersebut akan kami tindak tegas” ujar ictor Dean Mackbon melalui pesan singkat WhatsApp pada Minggu (12/11/2017) pagi tadi.
Victor menuturkan, kejadian ini akan menjadi bahan koreksi internal bagi kepemimpinannya selaku Kapolres Mimika.”Saya berharap hal ini menjadi koreksi internal buat saya selalu pimpinan Polres kepada anggota kami,” ucapnya.
Victor berharap, kondisi jurnalis Saldi Hermanto yang dianiaya sejumlah oknum anggota Polres Mimika, Sabtu (11/11/2017) malam tadi lekas membaik dan tetap menjaga tali silahturahmi.”Saya selaku pimpinan siap salah. Saya berdoa Saldi cepat sembuh, dan mohon maaf saya belum bisa ketemu Saldi karena masih di Tembagapura yang belum normal,” ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, diduga mengkritik pola pengamanan aparat keamanan, jurnalis Okezone (MNC Media Group) Wilayah Timika, Saldi Hermanto dianiaya sejumlah oknum anggota Polres Mimika, Polda Papua, Sabtu (11/11/2017) malam.
Akibatnya, Saldi mengalami luka dan lebam di wajah dan tubuhnya. “Saya dijemput petugas sekitar 6 orang di depan lantas Jalan Budi Utomo. Terus dibawa ke pos terpadu di jalan Budi Utomo juga depan SMK Petra. Di situ saya dianiaya sekitar 7-8 anggota polisi, setelah dianaiya saya dibawa ke Polres Mimika, di situ saya dianiaya lagi oleh salah satu anggota Brimob,” jelas Saldi.
Menurut Saldi, kejadian penganiayan ini bermula saat adanya kericuhan di tempat pasar malam. Saat itu Saldi yang tengah bersama anaknya di lokasi pasar malam sempat mengkritik pola pengamanan aparat Kepolisian melalui media sosial Facebook.
Menurut Saldi, pemicu penganiayaan terhadap dirinya itu diduga berawal dari kritikan tersebut yang dianggap sejumlah oknum aparat Kepolisian Polres Mimika yang melakukan pwnganiayan adalah sebagai pelecehan.
Mereka langsung bergerak mencari Saldi yang sedang santai di depan Pos Lantas Polres Mimika. “Tadi sekitar pukul 22.30 WIT mereka jemput saya, alasannya mereka emosi lihat saya punya postingan itu. Ini saya baru mau ke rumah. Muka sampe badan smua sakit-sakit”ujar Saldi,” sebutnya.
Kasus ini menurut Saldi, telah dilaporkan ke pihak Propam Polres Mimika, dan dirinya telah di visum untuk melengkapi laporan polisi yang dibuatnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon belum dapat di konfirmasi. Dimana telpon seluler milik Kapolres yang dihubungi tidak aktif. Pesan Whats App yang dikirimkan pun belum terbaca.[] Sumber:sindonews

