JAKARTA – Sakit kepala bisa mudah terjadi pada orang-orang sibuk, entah karena kurang tidur atau makan tak teratur. Tetapi seringkali kondisi ini diabaikan begitu saja.

Pahamilah bahwa seperti halnya demam, sakit kepala merupakan gejala kesehatan yang memiliki banyak arti.

Mark Morocco, MD dari University of California, Los Angeles Medical Medical Center mengingatkan, sakit kepala tak lagi bisa diabaikan jika ada yang berbeda dengan kondisi tersebut.

“Misal Anda sebelumnya jarang sakit kepala tapi tiba-tiba Anda mengalaminya setiap saat atau intensitas migrain Anda tiba-tiba memburuk, dokter Anda harus tahu ini,” pesannya.

Morocco kemudian membeberkan sejumlah gejala sakit kepala yang tak biasa atau membutuhkan penanganan secepatnya. Apa saja? Simak paparannya seperti dikutip dari Men's Health, Senin (10/3/2017) berikut ini.

1. Seperti digetok palu

Bila sakit kepala Anda tiba-tiba muncul seperti ketika seseorang menyalakan saklar lampu atau memukul kepala Anda dengan palu, bisa jadi ini adalah 'subarachnoid hemorrhage (SAH)' atau pendarahan di dalam otak akibat aneurisma (pembengkakan pembuluh darah).

Morocco menambahkan nyerinya juga terasa tajam dan tidak hilang dalam hitungan menit. Padahal menurutnya sakit kepala yang seperti ini sangat berbahaya dan harus segera dibawa ke rumah sakit.

2. Polanya berbeda

Menurut Morocco, yang mengkhawatirkan bukanlah intensitas pusing yang semakin buruk, tetapi bila sakit kepalanya terasa lebih buruk dan berbeda dengan yang biasanya dirasakan. Ini juga bisa berarti aneurisme atau kondisi mendesak lain yang butuh penanganan secepatnya.

3. Sakit kepala disertai demam

“Ini bisa mengindikasikan adanya infeksi pada otak seperti halnya meningitis atau encephalitis,” ungkap Morocco.

Akan semakin gawat jika gejala ini juga disertai dengan Anda melupakan hal-hal sederhana seperti nama anak Anda atau terjadi perubahan karakteristik.

4. Sakit di seputaran mata

Jika sakit kepalanya berada di seputaran mata, apalagi sampai mengganggu penglihatan, maka ini bisa berarti glaukoma akut. Kemungkinan lain adalah adanya penekanan di dalam mata yang dapat mengakibatkan terhambatnya aliran darah dan kebutaan.

“Yang dimaksud penekanan disini adalah ketika seseorang berada di dalam bioskop dan lampu dimatikan. Pupilnya akan melebar yang menunjukkan adanya tekanan, dan pada orang-orang tertentu, ini bisa memicu sakit kepala,” terang Morocco.

5. Sakit kepala berpusat di pelipis

Buruk tidaknya sakit kepala tidak ditentukan oleh dimana letak nyerinya. Tetapi lain halnya jika usia Anda telah mencapai 50 tahun lebih dan sakit kepala seolah terpusat di salah satu atau kedua pelipis. Morocco mengatakan ini bisa berarti temporal arteritis, kondisi di mana pembuluh darah di pelipis meradang.

Lebih buruk lagi jika disertai gangguan penglihatan atau demam, Anda baiknya segera ke dokter. Sebab bisa memicu kebutaan juga.

Selanjutnya baca: detik.com