SUBULUSSALAM – Wakil Wali Kota Subulussalam, Drs. Salmaza, M.A.P., mengimbau seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Subulussalam mengikuti program vaksinasi yang sedang berjalan.
Salmaza mengatakan Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menerbitkan fatwa mengenai kehalalan vaksin Covid-19 buatan Sinovac.
Fatwa ini dikeluarkan menyusul diterbitkannya Emergency Use Authorization (EUA) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Salmaza menceritakan pengalaman pribadinya setelah dua kali disuntik vaksin tidak memiliki gejala apa-apa pun. Bahkan Salmaza sudah mengatongi sertifikat vaksin.
“Sertifikat vaksin ini nantinya akan digunakan menjadi salah satu syarat atau instrumen dalam protokol kesehatan yang baru untuk setiap kegiatan masyarakat,” kata Salmaza kepada portalsatu.com/, Sabtu, 24 April 2021.
Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Subulussalam, Munawaroh S. Si Apt mengatakan saat ini program vaksinasi sedang berlangsung terhadap ASN, BUMN, BPS, dan kantor pelayanan publik. Sedangkan untuk masyarakat tahap berikutnya.
“Sebelumnya khusus bagi kadis, kaban dan sekretaris telah dilakukan vaksinasi Minggu lalu, sekarang khusus diperuntukkan bagi staf,” ungkap Munawaroh.
Meski sudah menjalani vaksinasi, Munawaroh mengimbau kepada ASN maupun Nakes supaya tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes), untuk mengantisipasi penularan Covid-19 yang saat ini sudah mulai mereda. []




