Pemerintah akan membangun sebuah jembatan yang mana jembatan itu dapat menghubungkan kedua daerah itu.
Kalimat seperti ini sering kita dengar dalam sebuah pidato atau sambutan yang disampaikan oleh sebagian orang. Apakah sudah benar sesuai dengan kaidah kebahasaan? Mari kita telaah.
Kalimat ini berisi dua gagasan, yakni Pemerintah akan membangun sebuah jembatan dan jembatan itu menghubungkan kedua daerah itu. Pada kalimat ini ada bentuk yang diulang, yakni jembatan. Mengapa kata jembatan diulang, padahal, dalam kalimat tersebut terdapat bentuk yang bermakna merangkaikan dua gagasan yang di dalamnya memuat unsur yang sama. Seharusnya, sesudah dirangkaikan dengan kata yang, unsur yang sama itu tidak diulang lagi. Jadi, kalimat di atas seharusnya diubah menjadi sebagai berikut:
Pemerintah akan membangun sebuah jembatan yang dapat menghubungkan kedua daerah itu.
Pada umumnya, kesalahan terjadi karena pengguna bahasa tidak mau membedakan fungsi yang dan yang mana. Bentuk yang digunakan sebagai perangkai kata benda dengan keterangan pewatasnya adalah yang, bukan yang mana. Perhatikan contoh berikut.
1. Meja yang kecil, bukan meja yang mana kecil.
2. Pendidikan yang memadai, bukan pendidikan yang mana memadai.
Kadang-kadang ditemukan pemakaian yang mana yang memang tidak dapat digantikan dengan yang seperti terlihat pada contoh berikut.
3. Koperasi ini harus berjalan dengan baik yang mana kebutuhan setiap anggota dapat dipenuhi dari sini.
4. Ekspor udang meningkat terus yang mana negara tujuan ekspor pun kian bertambah.
Dengan menggunakan kata yang cocok untuk menggantikan bentuk yang mana, kalimat di atas menjadi tepat dan dapat lebih mudah dipahami. Perhatikanlah hasil perbaikan berikut.
5. Koperasi ini harus berjalan dengan baik sehingga kebutuhan setiap anggota dapat dipenuhi dari sini.
6. Ekspor udang meningkat terus dan negara tujuan ekspor pun kian bertambah.
Bandingkan dengan kalimat berikut!
1. Kelompok kerja Anda yang mana?
2. Dia belum tahu baju yang mana yang akan dipakainya.
Dari contoh-contoh ini, dapat kita lihat bahwa bentuk yang mana digunakan untuk bertanya atau membuat pernyataan yang mengandung pilihan. Pertanyaan dalam kalimat (1) dibuat oleh orang yang mengetahui bahwa ada beberapa kelompok kerja dan ia ingin mengetahui kelompok kawan bicaranya. Pernyataan dalam kalimat (2) mengandung pengertian bahwa ada beberapa baju yang dapat dipakai, tetapi pemakainya belum dapat menentukan pilihannya.[]
Sumber: Tribun Manado

