SUBULUSSALAM – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Kota Subulussalam mendesak Wali Kota H Merah Saksi SH mengganti Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbupora) Irwan Yasin lantaran dinilai tidak mampu menyelesaikan sejumlah persoalan di instansi tersebut.
“Kadis pendidikan tidak mampu membawa perubahan untuk apa dipertahankan, sudah saatnya mencopot Irwan,” kata Ketua YARA Edi Sahputra kepada portalsatu.com, Selasa 18 Oktober 2016.
Didampingi Ketua MPD Kota Subulussalam, Jaminuddin dan pemerhati Subulussalam, Zulyadin, Edi menyebutkan sejak menjabat sebagai Kepala Disdikbupora, Irwan Yasin tidak mampu menyelesaikan sejumlah persoalan yang selama ini terjadi di bidang pendidikan.
Lebih jauh Edi menjelaskan beberapa masalah yang belum mampu diselesaikan oleh pejabat terkait seperti masih banyak guru PNS pindah keluar daerah sehingga Subulussalam kekurangan tenaga pengajar.
Masih terdapat sejumlah guru PNS yang tidak disiplin atau tidak masuk mengajar hingga bertahun-tahun, kondisi ini merugikan pelajar. Kadis yang bersangkutan juga terlalu sering keluar daerah sehingga pendidikan di Subulussalam tidak mendapat perhatian khusus.
Selain itu, dana guru PNS non sertifikasi sejak Januari hingga sekarang belum dicairkan tanpa alasan yang jelas. Kepala dinas dinilai hanya memberi harapan dan angin segar kepada tenaga pengajar namun dana tersebut tak kunjung dicairkan.
“Kepala dinas pendidikan jangankan membuat program baru, yang sudah ada saja tidak mampu dijalankan, terbukti dana non sertifikasi guru PNS menurut informasi tidak ada dalam dokumen pelaksanaan anggaran (DPA). Jadi bagaimana mau dicairkan, ini hanya memberi angin surga kepada para guru,” kata Edi.
Karena itu, YARA meminta Wali Kota Subulussalam Merah Sakti tidak mempertahankan pejabat yang tidak mampu menjalankan tugas dan memajukan pendidikan. “Penunjukan Irwan Yasin sebagai kepada dinas untuk membenahi sektor pendidikan, namun kenyataan tidak mampu, ya harus dicopot,” tambah Edi.
Sementara Kepada Disdikbupora Kota Subulussalam, Irwan Yasin yang dikonfirmasi melalui pesan singkat terkait pencairan dana non sertifikasi guru PNS tidak memberikan tanggapan apapun hingga berita ini dikirim.[]
Laporan Sudirman




