TEUPIN RAYA – Ribuan warga mengikuti zikir dan doa bersama di kompleks makam mantan Wakil Panglima Teuntara Neugara Atjeh (TNA) Tgk. Muhammad Yahya bin Abdul Wahab, di Gampông Cot Baroh, Teupin Raya, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie, Senin, 26 Desember 2016.

Zikir dan doa bersama, dilanjutkan kenduri raya dan santunan untuk anak yatim itu digelar Komite Peralihan Aceh (KPA) Sagoe Teupin Raya dan Dewan Pimpinan Sagoe/Kecamatan (DPS) Partai Aceh (PA) Glumpang Tiga, Pidie. Zikir dan doa bersama dipimpin Pimpinan Dayah Darussa’adah Teupin Raya, Abati Junaidi Yusuf.

“Ini untuk mengenang seluruh pejuang dan syuhada yang sudah mendahului kita. Jasa para pejuang GAM yang syahid di medan perang menjadi spirit bagi kita di seluruh nanggroe Aceh guna melanjutkan perjuangan di masa damai Aceh untuk kepentingan rakyat,” kata Ketua DPS PA Glumpang Tiga Mahfuddin Ismail, S.Pd.I., M.A.P.

Mahfuddin menjelaskan, Wakil Panglima TNA Tgk. Muhammad Yahya bin Abdul Wahab atau Tgk. Yahya bersama 10 personel TNA meninggal dunia dalam kontak senjata dengan pasukan Brimob di Gampông Cot Baroh, Teupin Raya, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie, 24 Oktober 2000.

“Tgk. Yahya merupakan salah satu anggota AM (Aceh Merdeka) yang mulai bergabung langsung bersama mendiang Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Tgk. Tjhik Di Tiro Hasan ben Muhammad bersama tokoh-tokoh AM masa itu di Teupin Raya. Di antaranya, (almarhum) Mantri Hamid Idris, (alm.) Tgk. Ibrahim Khatib, (alm.) Bapak Syamsuddin, (alm.) Mantri Zulfan, dan lainnya. Saat pasukan pemerintah memburu GAM yang nama awalnya AM, Tgk. Yahya tetap bertahan di pedalaman pegunungan Teupin Raya hingga akhirnya beliau syahid dalam prang,” ujar Mahfuddin.

Mahfuddin menyebutkan, sudah 16 tahun lebih Tgk. Yahya pulang ke rahmatullah. “Kini menjadi kewajiban kita untuk melanjutkan perjuangan beliau bagi kepentingan rakyat Aceh,” kata Ketua Komisi A (bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan Keamanan) DPRK Pidie ini.

“Dan, hari ini, bertepatan dengan peringatan tsunami Aceh, seluruh jajaran KPA Sagoe Teupin Raya Daerah III Wilayah Pidie dan DPS PA Glumpang Tiga mengadakan kenduri untuk 5.000-an warga, doa bersama, dan santunan terhadap anak yatim,” ujar Mahfuddin lagi.

Acara yang dipusatkan di kompleks pemakaman para pejuang GAM di Gampông Cot Baroh, Teupin Raya, itu dihadiri Ketua DPW PA Pidie yang juga calon Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, calon Wabup M. Iriawan, S.E., pimpinan DPRK dan sebagian besar anggota DPRK Pidie. Selain itu, pimpinan parnas di Pidie, sejumlah anggota DPRA, Ketua KPA Wilayah Pidie Tgk. Muhammad AR, petinggi KPA Pidie Waled Abubakar Barieh, tokoh AM tahun 1976 Abu Muslimin, sejumlah eks-Tripoli seperti M. Nasir Usman, Muhammad Husen Ibrahim, jajaran KPA Sagoe Teupin Raya, DPS PA Glumpang Tiga, dan unsur Pemerintah Pidie.[](rel)