BLANGKEJEREN – Warga Kabupaten Gayo Lues yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus mengalami peningkatan pada tahun 2021 ini. Bahkan, selama bulan Ramadan, 10 pasien meninggal dunia, dua di antaranya pejabat eselon II, dan beberapa pejabat eselon IV.
Bupati Gayo Lues, H. Muhammad Amru, didampingi Kapolres, Dandim 0113/GL, Kadis Infokom dan Kepala BPBD, saat konferensi pers di Balai Musara Blanglejeren, Selasa, 11 Mei 2021, mengatakan sejak Maret 2020 hingga Mei 2021 sudah 358 warga Gayo Lues positif Covid-19.
“Hingga tanggal 10 Mei 2021 kemarin, pasien yang masih positif Covid-19 berjumlah 60 orang, pasien yang masih dirawat di Rumah Sakit Umum Muhammad Ali Kasim (RSUMAK) 17 orang dengan kondisi ada yang kritis dan ada juga yang telah melewati kritis, dan 43 pasien lainnya sedang melakukan isolasi mandiri di rumah,” katanya.
Sejak wabah virus corona muncul di Gayo Lues pada Maret 2020 hingga Mei 2021, pasien yang pernah mengalami positif Covid-19 dan meninggal dunia berjumlah 20 orang: 10 orang meninggal pada tahun 2020, dan 10 orang meninggal pada Ramadan tahun 2021 ini.
“Yang meninggal akibat virus corona ini bukan saja yang tua, bahkan ada yang masih muda. Dua di antaranya pejabat Pemda Gayo Lues eselon II, ada pejabat eselon IV, dan ada juga masyarakat biasa,” jelasnya.
Bupati mengaku sangat kewalahan meyakinkan masyarakat agar percaya terhadap penyebaran Covid-19. Hal itu dibuktikan masih banyaknya warga yang melanggar protokol kesehatan (Prokes). Meski begitu, Pemda tetap mengimbau agar warga selalu menjaga jarak, menggunakan masker, dan sesering mungkin mencuci tangan.
Kapolres Gayo Lues, AKBP Carlie, mengatakan kepolisian akan ikut melakukan pengawasan agar warga melakukan Prokes sesuai dikeluarkan pemerintah. Selain itu, tidak melakukan mudik pada lebaran tahun ini, menghindari kerumunan merupakan salah satu cara memutus mata rantai penyebaran covid.
“Pasien Covid-19 saat ini cukup mengkhawatirkan. Jadi, saat warga melaksanakan salat Hari Raya Idulfitri nantinya harus membuat jarak, memakai masker, serta harus selalu mengikuti protokol kesehatan. Setelah salat agar tidak usah kemana-mana dulu,” pintanya.[]




