BLANGKEJEREN – Para joki dan pemilik kuda dari Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tenggara sudah mendaftar sejak beberapa hari terakhir. Lomba pacuan kuda tradisonal dalam rangka memperingati HUT Gayo Lues ke-18 ini hanya dikhususkan untuk dua daerah bertetangga itu saja.
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gayo Lues, Mursidi, Senin, 9 Maret 2020 mengatakan, kuda yang sudah didaftarkan dari Gayo Lues mencapai 80 ekor dan dari Aceh Tenggara 12 ekor, kemungkinan besar kata Mursidi, masih banyak kuda lagi yang akan mendaftar sebelum hari H.
“Pemda Gayo Lues sengaja mengikutkan kuda dari Aceh Tenggara dengan harapan bisa memovifasi agar di Aceh Tenggara juga diadakan arena lombanya, serta agar kuda di Aceh Tenggara juga dikembangkan dengan baik,” jelasnya.
Bagi penggemar lomba pacuan kuda, Mursidi menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mempersiapkan diri untuk berwista ke Stadion Buntul Nege Blangsere pada Sabtu dan Minggu ini. Keseruan acara itu dipastikan akan menjadi hiburan bagi rakyat.[**]


