SUBULUSSALAM — Sebanyak 102 rumah warga di Desa Subulussalam Timur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam terendam banjir setelah hujan lebat mengguyur daerah Sada Kata dan sekitarnya pada, Senin, 26 Maret 2018 sekitar pukul 15.00 WIB hingga petang.

Tingginya curah hujan menyebabkan sungai Cepu Indah meluap dan merendam rumah penduduk. Kondisi ini menyebabkan sejumlah warga terpaksa mengungsi ke rumah sanak famili yang lebih tinggi sehingga tidak terkenang dampak banjir.

Camat Simpang Kiri, Abdurrahman kepada portalsatu.com/, Selasa, 27 Maret 2018 sekira pukul 00:30 WIB mengatakan, kondisi banjir sudah mulai surut dari pemukiman penduduk.

Namun pihaknya masih siaga di lokasi banjir mengingat curah hujan masih cukup tinggi, dikhawatirkan banjir kembali meluap. Saat ini tercatat jumlah korban banjir sebanyak 102 KK atau 400 jiwa.

Ia mengatakan, di lokasi banjir sudah didirikan dapur umum bagi korban banjir yang belum bisa memasak nasi akibat rumah mereka terendam air. Tidak ada korban jiwa dalam musibah bencana alam ini.

Abdul panggilan akrabnya mengimbau masyarakat setempat agar tetap waspada terhadap ancaman banjir mengingat wilayah Kota Subulussalam kerap dilanda hujan lebat dalam beberapa pekan terakhir.[]