LHOKSEUMAWE – Universitas Malikussaleh (Unimal) menyerahkan tujuh lembu hewan kurban ke tujuh desa (gampong) binaan yang berada di wilayah Aceh Utara dan Lhokseumawe, dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Selasa, 26 Mei 2026.
Ketua Panitia Kurban Unimal, Tgk. Zarkasyi, mengatakan penyaluran hewan kurban itu merupakan bagian dari total 13 ekor lembu dan tiga ekor kibas yang berhasil dihimpun dari dosen, tenaga kependidikan (Tendik), serta mitra universitas. Dari jumlah tersebut, 11 ekor lembu berasal dari sumbangan dosen dan Tendik Unimal, sedangkan sisanya berasal dari mitra, di antaranya BSI, BSN, dan sejumlah mitra lainnya.
Adapun desa penerima bantuan hewan kurban di Kabupaten Aceh Utara meliputi Gampong Reuleut Barat, Reuleut Timur, Cot Keumuneng, dan Paya Gaboh. Sementara di Kota Lhokseumawe, bantuan disalurkan ke Gampong Blang Pulo, Padang Sakti, dan Uteunkot.
Sementara itu, enam ekor lembu dan tiga ekor kibas lainnya akan disembelih di Masjid Sultan Malikussaleh, Kampus Reuleut, Aceh Utara, pada Kamis (28/5/2026). Daging kurban nantinya akan dibagikan kepada masyarakat sekitar, mitra universitas, serta sivitas akademika Unimal.
“Hewan kurban yang telah disalurkan diberikan kepada tujuh desa binaan, sementara sisanya akan disembelih di masjid kampus untuk kemudian dibagikan dalam bentuk daging kepada masyarakat dan mitra,” kata Tgk. Zarkasyi.
Tgk. Zarkasyi menyampaikan apresiasi kepada para dosen, tenaga kependidikan, serta mitra Unimal yang telah berpartisipasi dalam program kurban tahun ini.
“Semoga Allah memberikan keberkahan rezeki dan rahmat kepada seluruh pihak yang telah berkurban. Momentum Iduladha ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan menjaga kedamaian di tengah masyarakat,” ujarnya.
Rektor Universitas Malikussaleh, Prof. Dr. Herman Fithra menyebut kegiatan kurban bersama masyarakat sekitar kampus telah menjadi agenda rutin tahunan yang terus berlangsung selama delapan tahun terakhir.
“Alhamdulillah, tahun ini kami kembali bersama masyarakat sekitar kampus menyalurkan tujuh ekor sapi ke tujuh desa binaan. Ini menjadi bukti bahwa semangat berkurban dan berbagi dari sivitas akademika Unimal masih sangat tinggi,” ungkap Herman.
Menurut Herman, keterlibatan berbagai mitra dalam program kurban juga mencerminkan kuatnya kolaborasi antara Unimal dan para pemangku kepentingan dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan.
“Kami berharap semangat berbagi ini terus tumbuh sehingga keberadaan universitas benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” ucap Herman.[]





